Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Selain di Tanjung Bintang, Dua SD Negeri di Tanjung Sari Lampung Selatan Juga Rusak Parah, Atap dan Lantai Jebol
Lampungpro.co, 28-May-2024

Febri 170

Share

Kondisi Kerusakan Dua SD Negeri di Tanjung Sari Lampung Selatan | Lampungpro.co/Dok Warga

TANJUNG SARI (Lampungpro.co): Selain SDN 1 Jatibaru, Tanjung Bintang, dua sekolah di Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan yakni di SDN 2 Wonodadi dan SDN 5 Kertosari, juga mengalami kerusakan parah karena lama tidak mendapatkan bantuan renovasi.

Salah satu dewan guru di SDN 2 Wonodadi yang enggan disebut namanya mengatakan, terakhir sekolah tempatnya mengajar itu direnovasi pada tahun 2008.

"Waktu itu pernah ada perehaban pada tahun 2008, hingga sekarang belum ada perubahan perbaikan lagi, pihak sekolah sudah mengusulkan beberapa kali tapi hanya terbantahkan," kata dewan guru SDN 2 Wonodadi.

Menurutnya, kondisi terparah kerusakan ada di bagian atap yang sering bocor saat hujan dan juga bangku sekolah yang kondisinya sudah rusak.

Sementara itu, kondisi di SDN 5 Kertosari dari penuturan penjaga sekolah, kondisi kerusakan pada bagian atap, plafon, bahkan lantai yang sudah jebol.

SEBELUMNYA : Miris, Siswa SDN 1 Jatibaru Tanjung Bintang Belajar di Kelas Dalam Kondisi Rusak dan Atap Bocor

Kemudian pada saat musim penghujan, kondisi ruang kelas selalu bocor dan juga banjir bagian bawah, karena kondisi lantai retak dan jebol.

Dengan kondisi tersebut, mereka mengharapkan sekolahnya bisa segera mendapatkan bantuan renovasi, agar aktivitas belajar mengajar bisa berjalan tanpa hambatan.

Terpisah, anggota DPRD Lampung Selatan dari daerah pemilihan (Dapil) Tanjung Sari, Tanjung Bintang, dan Merbau Mataram, Hamdani turut merasa prihatin dengan kondisi sekolah di wilayahnya yang rusak dan tak layak.

"Secara personal kami sudah sampaikan ke Dinas Pendidikan, bahkan dalam pembahasan LKPJ juga sudah disampaikan aspirasinya," kata Hamdani kepada Lampungpro.co, Selasa (28/5/2024).

Terkait sekolah-sekolah yang rusak tersebut, juga sudah menjadi catatan dalam perumusan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2023, saat paripurna FPKB juga menyoroti sekolah yang memprihatinkan tersebut. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Sepak Bola, Cara Hebat Pemimpin Menghibur Rakyat

Boleh saja menghujat kita dijajah Belanda selama 350 tahun....

298


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved