Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Seminar HAM Lampung Timur, ini Harapan Bupati Chusnunia Chalim
Lampungpro.co, 28-Oct-2017

Lukman Hakim 1015

Share

LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim mengajak semua pejabat daerah agar menyadari dan menjalankan akan Hak Azazi Manusia (HAM) minimal dengan memanusiakan, menghargai, atau menyamakan hak-hak masyarakat. Hal itu disampikannya saat membuka Human Right Yaouth Camp di Taman Purbakala Pugungraharjo, Sekampungudik, Lampung Timur, Sabtu (27/10) sore.

Dalam kegiatan Human Right Yaouth Camp yang bertema "Wujudkan Generasi Muda Lampung Timur Sadar HAM" dihadiri Wakil Ketua Komnas HAM Muhamad Nurkhoiron, Presiden Infit Mugianto, dan ratusan pemuda Lampung Timur.

Chusnunia Chalim mengatakan, seminar daerah yang berkaitan dengan HAM sengaja dilakukan di Taman Wisata Purbakala agar peserta yang didominasi kaum pemuda tidak mudah bosan. Sekalian kami promosikan wisata Purbakala Pugungraharjo, kata Chusnunia Chalim.

Dengan terlaksananya seminar daerah tentang HAM diharapkan bukan semata serimonial yang tidak bermanfaat. Tujuannya agar seluruh warga Lampung Timur yang banyak perbedaan, baik beda agama, suku, ekonomi agar bisa dijadikan warna-warni kehidupan.

Artinya, setelah usai kegiatan seminar persoalan HAM pemuda-pemudi agar lebih bisa memaknai. Dengan menghargai perbedaan diharapkan tidak akan ada sengketa hanya perbedaan warna. Saya mengartikan sebuah taman yang penuh dengan warna-warni jenis bunga akan tampak indah terlihat, kata Bupati perempuan pertama di Lampung itu.

Sementara itu, Wakil Ketua Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron saat memberikan pencerahan terhadap pemuda (peserta seminar HAM), mengatakan HAM bukan suatu lembaga yang dianggap mengerikan, melainkan HAM itu tercetus guna memanusiakan manusia.

Menurut dia, Hak Asasi Manusia, agar bisa dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya, agar sesama manusia bisa saling menghargai sesamanya meskipun ada perbedaan. Muhamad Nurkhoiron juga menjelaskan kewajiban pemangku kewajiban (Negara), yaitu menghormati, melindungi, dan memenuhi hak masyarakatnya. "Yang dimaksud Negara itu Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif, kata Muhammad Nurkhoiron. (SUSANTO/PRO2)

 

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

23336


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved