Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Sidak ke Pasar, Tim Pangan Lampung Selatan Temukan Makanan Kemasan Tanpa Label dan Registrasi
Lampungpro.co, 01-Apr-2022

Febri Arianto 874

Share

Tim Gabungan Perangkat Daerah Lampung Selatan Saat Sidak ke Pasar | Lampungpro.co/Kominfo

KALIANDA (Lampungpro.co): Jelang Ramadan, Tim Gabungan Perangkat Daerah Lampung Selatan melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar, untuk rangka monitoring dan evaluasi harga dan ketersediaan bahan pokok, Kamis (31/3/2022). Kali ini menyasar Pasar Kalianda dan Pasar Sidomulyo.

Staf Ahli Bidang Keuangan Pemkab Lampung Selatan, Yusri mengatakan, dari hasil monitoring di lapangan, secara umum harga sejumlah bahan pokok dan bahan penting lainnya, masih stabil. Kemudian untuk stok bahan pangan tersedia, setidaknya hingga Idulfitri.

Semua harga kebutuhan pokok jelang puasa Ramadan dan Idulfitri tersedia. Harga komoditi naik saat ini seperti cabai rawit, cabai merah, bawang merah, kacang tanah dan buncis," kata Yusri.

Sedangkan harga komoditi yang turun seperti bawang putih, wortel, dan tomat buah. Saat Sidak, tim tidak menemukan adanya daging gelonggongan, ayam tiren, dan makanan kadaluarsa di kedua pasar tersebut.

"Namun, kami masih menemukan makanan dalam kemasan tidak diberi label dan nomor registrasi. Tetapi ini sudah dilakukan teguran dan pembinaan, ujar Yusri.

Sementara, dari hasil kegiatan di Pasar Kalianda dan Sidomulyo, diperoleh harga eceran tertinggi dan kisaran fluktuasi harga beberapa kebutuhan pokok seperti :

Minyak goreng kemasan Rp23 ribu - Rp24 ribu, telur ayam ras Rp24 ribu, gula pasir kemasan Rp16 ribu, daging ayam Rp40 ribu - Rp45 ribu, cabai merah Rp32 ribu - Rp33 ribu, bawang merah Rp25 ribu - Rp30 ribu, dan lain sebagainya. Untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, tim gabungan akan terus memantau harga dipasaran, terutama harga sembako.

Tim monitoring akan melakukan pengawasan pendistribusian dan stok sembako, melakukan pembinaan secara continue, baik bagi penjual dan produsen tentang keamanan pangan. Kemudian mensosialisasikan pengetahuan masyarakat, agar mengenali makanan sehat dengan membuat stiker atau spanduk di pasar-pasar. (***)

Editor : Febri Arianto

Reporter : Hendra


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

13024


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved