Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tak Ada Pertolongan, Pelajar di Sukadana Tewas Usai Tabrak Truk Mogok di Jalintim Labuhan Ratu Lampung Timur
Lampungpro.co, 15-Nov-2022

Febri Arianto 4330

Share

Ilustrasi kecelakaan motor. Pelajar SMA di Lampung Timur meninggal dunia kecelakaan. [Istimewa]

SUKADANA (Lampungpro.co): Seorang pelajar SMA di Labuhan Ratu, Lampung Timur bernama Fikri Safwan Ramdhan (17) tewas dalam kecelakaan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Labuhan Ratu Induk, Labuhan Ratu, Senin (14/11/2022) pukul 18.20 WIB. Fikri tewas setelah sepeda motornya menabrak truk terparkir di pinggir jalan.

Salah satu rekan korban bernama Muzaky Yusuf mengatakan, saat kejadian berlangsung, dirinya hanya berjarak 25 meter di belakang korban. Korban menabrak Truk Fuso mogok di pinggiran jalan.

"Setelah itu, saya lihat bagian belakang kepalanya langsung mengeluarkan darah. Saya sempat kesusahan minta pertolongan, karena beberapa mobil diminta berhenti untuk membawa korban ke rumah sakit, tapi banyak yang menolak," kata Muzaky Yusuf dilansir Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), Selasa (15/11/2022).

Muzaky sempat berteriak-teriak minta tolong, awalnya ada beberapa warga mendekat, tapi mobil tidak ada yang berhenti. Setelah 30 menitan, baru ada mobil yang mau mengantar korban ke rumah sakit.

"Saat kejadian, kondisinya hujan dan rencananya kami hendak pulang ke rumah di Desa Pakuan Aji, Sukadana. Saya dan almarhum satu desa dan kawan sejak kecil, dan ini sekolah SMA nya pun satu sekolahan," ujar Muzaky.

Sementara itu, Kepala Pos Lantas Labuhan Ratu, Aipda Budiono membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Peristiwa bermula, saat korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X B 3462 KBK, melaju dari arah Labuhan Ratu menuju Sukadana.

"Setibanya di lokasi, sepeda motor korban menabrak Truk Fuso yang terparkir di pinggir jalan. Truk Fuso yang ditabrak korban kondisinya rusak sudah beberapa hari, mungkin karena kondisi hujan dan gelap, korban tidak fokus dan menabrak belakang mobil," jelas Aipda Budiono.

Budiono memastikan, korban meninggal dunia dan langsung diantar ambulans menuju rumah duka di Desa Pakuan Aji dari rumah sakit Permata Hati. Hingga kini, pihaknya masih mengumpulkan sejumlah saksi, untuk dimintai keterangan lebih lanjut, guna memastikan kronologis sebenarnya peristiwa naas itu. (***)

Editor : Febri Arianto

Kontributor : Agus Susanto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16740


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved