Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Terdampak Covid-19, 4.200 KPM di Jati Agung Lampung Selatan Terima Program Sembako
Lampungpro.co, 21-Apr-2020

Amiruddin Sormin 2356

Share

Warga Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, saat menerima penyaluran Program Sembako, Selasa (21/4/2020). LAMPUNGPRO.CO

JATI AGUNG (Lampungpro.co): Hingga Selasa (21/4/2020), sebanyak 4.200 lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah/keluarga miskin dan rentan, di 21 desa se-Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, menerima penyaluran Program Sembako. Bantuan yang diterima senilai Rp200 ribu dalam bentuk sembako.

Pada penyaluran di Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, sebanyak 133 KPM menerima sembako dalam bentuk beras 10 kg, telur 14 butir, kacang hijau 1/4 kg, buah 1/2 kg, ayam 1 ekor, dan sayur kentang 1 kg. Menurut Sekretaris Desa Marga Agung, Dahroji, penyaluran bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

"Bumdes mengawasi penyaluran agar sesuai jumlah, takaran, dan kualitas. Jika ada barang yang rusak, Bumdes meminta kepada penyalur untuk diganti," kata Dahroji, usai membagikan secara simbolis kepada KPM, Selasa (21/4/2020) siang.

Di sisi lain penanggungjawab penyaluran Program Sembako di Kecamatan Jati Agung, Nahwan, mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan tersebut di 21 desa. Di Lampung Selatan, pihaknya menangani lebih dari 20 ribu KPM di enam kecamatan yakni Tanjungbintang, Way Sulan, Jati Asih, Jati Agung, Merbau Mataram, dan Katibung. 

Dia mengatakan, penyaluran bekerja sama dengan Bumdes. "Sembako yang diterima warga itu diawasi Bumdes, dan semua barang yang rusak diganti. Itu perjanjiannya sejak awal. Barang-barang yang rusak ini disingkirkan dan hanya yang bagus yang disalurkan," kata Nahwan.

Terkait waktu penyaluran, dia mengatakan penyaluran berlangsung mulai tanggal 1 hingga akhir bulan. Mengenai waktu ini, kata Nahwan, berdasarkan kesepakatan e-warong, Bumdes, dan penyalur. "Memang selama ini banyak kepala desa yang tak tahu persis tanggal penyaluran, karena baru pada Program Sembako ini kepala desa dilibatkan, karena menyangkut warga terdampak Covid-19," kata dia. (PRO1) 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16317


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved