Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

UIN Raden Intan Lampung Terima Bantuan Pendidikan dari Anggota DPD RI, 38 Mahasiswa Apresiasi Kepedulian Alumni
Lampungpro.co, 26-Feb-2026

Admin 158

Share

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag

Bandar Lampung (Lampungpro.co) : Sebanyak 38 mahasiswa dari delapan fakultas dan Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menerima Bantuan Pendidikan dari anggota DPD RI, Ahmad Bastian. Penyerahan Piagam Penerima Bantuan Pendidikan berlangsung di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic & Research Center UIN RIL, Rabu (25/02/2026).

Rektor UIN RIL yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag., menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada mahasiswa, baik jenjang sarjana (S1) maupun magister (S2).

“Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Anggota DPD RI sebagai wakil rakyat Lampung atas kepeduliannya kepada mahasiswa dari masing-masing fakultas,” ujarnya.

Menurut Prof. Idrus, bantuan tersebut merupakan bukti nyata kepedulian alumni terhadap almamater. Dukungan itu, lanjutnya, menjadi bentuk perhatian yang patut disyukuri oleh mahasiswa penerima.

Ia berpesan agar bantuan pendidikan dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang proses perkuliahan dan penyelesaian studi.
“Gunakan untuk kepentingan kuliah, membeli buku, mengikuti kursus, dan kebutuhan akademik lainnya. Yang sudah diterima itu untuk kepentingan penyelesaian studi, jangan sampai dimanfaatkan untuk hal lain. Pertama disyukuri, kedua dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Ahmad Bastian yang juga menjabat Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Raden Intan Lampung menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah sekaligus wujud niat baiknya sebagai alumni.

Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan kampus yang dahulu masih bernama IAIN. Menurutnya, UIN RIL menjadi batu lompatan penting dalam perjalanan hidupnya hingga dipercaya menjadi senator.

“Kampus ini yang meletakkan batu lompatan buat saya, sehingga saya bisa mengarungi kehidupan dengan penuh percaya diri. Kalau saya tidak kuliah di IAIN waktu itu, mungkin saya tidak ditakdirkan menjadi anggota DPD. Saya punya tapak sejarah karena kawah candradimukanya IAIN,” ungkapnya.

Ahmad Bastian juga menekankan bahwa tugas utama mahasiswa adalah belajar dengan sungguh-sungguh dan menargetkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) setinggi mungkin, disertai pembentukan karakter ke-IAIN-an atau ke-UIN-an.

“Mahasiswa UIN ditempatkan di mana pun harus bisa mewarnai, paling tidak memberi manfaat bagi masyarakat. Khairunnas anfa’uhum linnas,” katanya.

Selain akademik, ia mendorong mahasiswa untuk aktif membangun jejaring dan terlibat dalam kegiatan sosial. Pengalaman berorganisasi di kampus, menurutnya, menjadi bekal penting dalam menghadapi kehidupan di luar kampus.

“Kepemimpinan di kampus menjadi batu pijakan saya untuk bermanuver di luar. Jangan minder dengan mahasiswa lain. Kepercayaan diri itu penting agar kita bisa tampil di ruang publik dengan penuh inspirasi,” pesannya.

Kegiatan penyerahan bantuan pendidikan ini turut dihadiri para dekan, wakil dekan, serta dosen di lingkungan UIN Raden Intan Lampung. (HumasUIN-Krs)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

5289


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved