BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Universitas Lampung (Unila) menegaskan komitmennya, untuk berperan langsung dalam menjawab persoalan nyata masyarakat, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kodam XXI Radin Inten serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung.
Penandatanganan kerja sama tersebut, dirangkaikan dengan peluncuran Aplikasi Centurion-21 dan Lapor Pangdam di Hotel Emersia Lampung, Kamis (29/1/2026).
Kerja sama ini, menjadi langkah konkret Unila untuk menghadirkan dampak langsung di sektor ketahanan pangan, penguatan sumber daya manusia (SDM), dan pembentukan karakter bela negara, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Bagi Unila, kerja sama ini bukan sekadar agenda kelembagaan, tetapi menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan riil masyarakat.
Unila memandang ketahanan pangan adalah bagian tak terpisahkan dari ketahanan nasional, sehingga kolaborasi ini diarahkan untuk menghasilkan program nyata seperti pengembangan riset pertanian terapan, inovasi teknologi pangan, pendampingan masyarakat desa, serta optimalisasi lahan dan sumber daya lokal.
Seluruh program tersebut, ditujukan langsung untuk mendukung kemandirian pangan, kesejahteraan petani, dan keberlanjutan pangan nasional, khususnya di Provinsi Lampung.
Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng mengatakan, kerja sama ini menjadi momentum penting untuk menyatukan kekuatan perguruan tinggi, institusi pertahanan, dan mitra strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks.
"Kerja sama ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, sebab ini adalah langkah bersama untuk menjawab persoalan nyata masyarakat, mulai dari pangan, kualitas sumber daya manusia, sampai pembentukan karakter generasi muda. Unila siap terlibat langsung melalui riset, inovasi, pendampingan masyarakat, dan program pengabdian yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat," kata Prof. Lusmeilia Afriani.
Selain sektor pangan, kerja sama ini juga diarahkan untuk penguatan nilai-nilai bela negara di kalangan generasi muda dan sivitas akademika.
Unila bersama TNI memikul tanggung jawab bersama dalam menanamkan wawasan kebangsaan, nasionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian kepada negara, sebagai fondasi membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara karakter dan moral kebangsaan.
Dari sisi pertahanan wilayah, Pangdam XXII Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han) menegaskan, kekuatan bangsa tidak dibangun satu institusi saja.
"Ketahanan wilayah itu tidak bisa dikerjakan sendiri, jadi jni harus dibangun bersama, dengan kepercayaan dan kolaborasi. Oleh karenanya, kalau TNI, kampus, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, maka ketahanan bangsa akan tumbuh kuat dari bawah," tegas Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Menurutnya, kerja sama dengan Unila menjadi bagian penting dalam membangun sistem pertahanan wilayah yang berbasis kolaborasi, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat.
Melalui peluncuran Centurion-21 dan Lapor Pangdam, sinergi ini juga diperkuat dengan sistem digital yang mempercepat komunikasi, pelaporan, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Kerja sama ini ditujukan secara jelas kepada masyarakat Lampung, khususnya petani, generasi muda, sivitas akademika, dan komunitas desa, sebagai kelompok utama penerima manfaat program. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...
10664
Kominfo LamSel
643
Kominfo Lampung
621
Kominfo Lampung
647
Kominfo Lampung
674
Kominfo Lampung
624
5684
28-Mar-2026
643
13-Mar-2026
621
13-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia