Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Aksi Bela Palestina, A'a Gym Doakan Donald Trump Diberi Hidayah
Lampungpro.co, 18-Dec-2017

Lukman Hakim 1694

Share

Lampungpro.com, Portal berita Lampung, Portal Berita Online Lampung, Situs Berita Online Lampung, Berita Online Lampung Terdepan, Berita Online Lampung Terkini, Situs Berita Pembangunan Lampung, Situs Berita Pariwisata Lampung, Situs Berita Pendidikan Lampung, Portal Berita Politik Lampung, Portal Berita Nasional Lampung, Portal Berita Olahraga Lampung, Portal Berita Lampung Terkini, Berita Bisnis Lampung Terdepan, Berita Politik Lampung Terkini, Persiapan Asean Games, Berita Asian Games Terkini

JAKARTA (Lampungpro.com): Berbeda dengan sejumlah orator di Aksi Bela Palestina, Minggu (17/12/2017) di Monas yang banyak menyampaikan soal pentingnya dukungan terhadap Palestina, KH. Abdullah Gymnastiar menyampaikan pentingnya menjaga akhlak mulia dalam perjuangan. Islam itu agama yang adil. Berlaku adillah. Adil itu menempatkan sesuatu pada tempatnya. Kita doakan juga semoga Donald Trump mendapatkan hidayah, kata Aa Gym.

Aa Gym mengulas kisah gadis Rachel Corrie yang menghabiskan masa belia dengan hura-hura. Namun, kala tinggal di Palestina dan melihat penderitaan rakyat di sana dia berubah dan hingga kini dikenang rakyat Palestina sebagai pejuang.

Aa Gym menyebutkan yang ditakutkan Israel adalah bersatunya umat Islam. Maka jangan sampai umat malah kehabisan energi karena berpecah belah. Amalkan surat Al Hujurat yang menyebut sesungguhnya umat Islam bersaudara, NU, Muhammadiyah, Persis adalah saudara. Hargai perbedaan agar semakin bijak, kata Aa Gym.

Seperti diketahui Aksi Bela Palestina didukung oleh Majelis Ulama Indonesia dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dan sejumlah organisasi kemasyarakatan seperti PBNU, PKS, Muhammadiyah, PP Syarikat Islam, PP Persatuan Tarbiyah Islamiyah, PB Zamiyatul Wasliyah, PB Mathlaul Anwar, dan GUPPI.

Selain itu, PTDI, PP Dewan Masjid Indonesia, PP Al Ittihadiyah, PP DDII, PERSIS, PP AL Irsyad Al Islamiyah, ICMI, PP Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, PP Majelis Dakwah Islamiyah, PARMUSI, PP Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, PP Hidayatullah, PP Nahdlatul Wathan, PP BKPRMI, PP Rabitha Alawiyyin, Al Khaerat, IKADI, LDII, PP Wahdah Islamiyah, FPI, Satkar Utama, MIUMI, IKAPMII, KAHMI, Majelis Tafsir Al Quran, dan PP Asyafiiyah. (**/PRO2)

Dalam aksi tersebut pernyatan sikap berupa petisi Aksi Bela Palestina dibacakan oleh Sekjen MUI DR Anwar Abbas, yang berisi:

Setelah mencermati keputusan Presiden Amerika Donald Trump secara sepihak, atau unilateral dan ilegal mengakui Yerusalem (Al Quds) sebagai ibu kota Israel dan dampak negatif meluas ke dunia internasional khususnya bangsa Palestina, kami aksi Indonesia bersatu bela Palestina menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Keputusan Donald Trump yang secara sepihak/unilateral ilegal sebagai ibu kota Israel telah menciderai rasa keadilan dunia internasional, melanggar HAM rakyat Palestina dan merusak upaya perdamaian antara Israel dan Palestina yang oleh PBB dan OKI, maka keputusan tersebut harus dibatalkan dan dicabut.
  2. Jika tidak segera membatalkannya atas pengakuannya maka pemerintahan Amerika akan kehilangan legitimasi untuk menjadi penengah perdamaian antara Israel dan Palestina.
  3. Mendesak kepada semua negara agar menolak keputusan sepihak dan ilegal Donald Trump untuk menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel.
  4. Mendesak kepada semua negara, terutama negara yang tergabung OKI agar memutus hubungan diplomatik dengan negara Israel atau tidak memindahkan kantor kedutaannya ke Yerusalem.
  5. Mendukung hasil OKI di Istambul tanggal 13 Desember 2017 menegaskan bahwa perlu terus didorong upaya hak-hak warga Palestina secara permanen menentukan hak nasib sendiri dan perwujudan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibukotanya.
  6. Jika Presiden Donald Trump tidak mencabut keputusan tersebut maka kami:
    - Mendesak PBB segera menggelar sidang istimewa memberi sanksi tegas ke Amerika dengan opsi pembekuan anggota sebagai anggota PBB atau pemindahan markas PBB dari Amerika ke negara lain. - Mendesak DPR membentuk panitia khusus meninjau semua investasi atau bisnis khususnya perusahaan Amerika Serikat di negeri ini dan tidak menutup kemungkinan melakukan boikot produk Israel dan Amerika yg beredar di tanah air dan menggunakan produk karya anak bangsa.  - - Menyerukan kepada negara anggota OKI dan masyarakat dunia agar meningkatkan bantuan kemanusiaan dalam bentuk pembangunan sarana prasarana dan kesehatan tempat pendidikan tempat tinggal dan ibadah bagi rakyat Palestina.- Rakyat Indonesia agar berdoa utk kedamaian bagi Palestina dan membaca qunut nazilah saat sholat fardlu.

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16633


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved