Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Aksi Turunkan Jokowi, BEM PTAI: Jangan Catut Lembaga Kami
Lampungpro.co, 17-Sep-2018

Erzal Syahreza 1086

Share

Pilpres 2019, BEM PTAI, Agus Suherman Tanjung, Lampung, Bandar Lampung, Lampungpro.com, Info Lampung, Politik, Pemilu 2019, Pilkada 2018, Pileg 2019, Jokowi-Makruf, Prabowo-Sandiaga, Badan Eksekutif Mahasiswa

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Adanya beberapa aksi yang meminta Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatan mendapat tanggapan dari Forum Komunikasi (Forkom) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). Aksi yang mengkritik Jokowi karena nilai tukar rupiah yang melemah ini diduga telah mencatut nama BEM PTAI. "Kami sangat mengecam pencatutan nama lembaga BEM PTAI," kata Presidium Nasional (Presnas) BEM PTAI Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Suherman Tanjung, Senin (17/9/2018) siang.

Agus mengatakan, BEM PTAI bakal menindaklanjuti oknum yang melakukan pencatutan nama lembaga terhadap aksi yang dinilai tidak memiliki tujuan jelas. BEM PTAI juga mengimbau mahasiswa yang tergabung dalam BEM/Dema se-Indonesia untuk tidak terlibat secara aktif dalam politik praktis. "Fenomena politik praktis akhir-akhir ini menggerus marwah mahasiswa," kata pria yang kerap disapa Tanjung kepada Lampungpro.com.

Soal aksi mahasiswa, BEM PTAI menilai kinerja pemerintah memang masih ada yang kurang, tetapi masih pada garis nawacita. BEM PTAI bertekad akan mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah agar nawacita segera tercapai. "Kami akan selalu mengawal dan mengkritik kebijakan pemerintah," kata mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang ini.

BEM PTAI menilai, momentum empat tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla merupakan ajang mengevaluasi, menagih, mendesak, dan menuntut hak-hak dan kewajiban pemerintah yang tertuang dalam program nawacita. Beberapa permasalahan yang dikritiki ialah melemahnya nilai tukar rupiah, pencabutan subsidi BBM dan impor besar-besaran. "BBM baik, bahan kebutuhan pokok naik," kata Tanjung.

Permasalahan tersebut juga akan menjadi bahasan Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) BEM PTAI. Dalam kurun waktu dekat ini, BEM PTAI akan mengadakan Muspimnas di Jakarta. "Jadi jika ada aksi mengatasnamakan BEM PTAI, itu pencatutan," kata Tanjung. (SYAHREZA/PRO3)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

16451


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved