Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kapolda dan Gubernur Lampung Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif Saat Malam Takbiran Lebaran Idulfitri
Lampungpro.co, 21-Mar-2026

Febri 199

Share

Forkopimda Lampung Saat Pantau Malam Takbiran Lebaran Idulfitri | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf dan jajaran Forkopimda Lampung, melakukan pemantauan situasi keamanan malam takbiran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026) malam.

​Kegiatan diawali dengan mengikuti koordinasi melalui video conference bersama Kapolri, Panglima TNI, dan Menteri Perhubungan di Mapolresta Bandar Lampung, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan di Masjid Raya Al-Bakrie.

​Kapolda Lampung, Irjen Helfy Assegaf mengatakan, pihaknya telah menyiagakan kekuatan penuh untuk menjamin kekhusyukan ibadah masyarakat.

"Polda Lampung menyiapkan 57 pos keamanan. Pos pengamanan ada 57, 20 itu pos pelayanan, dan satu pos terpadu, yang tersebar di seluruh wilaya Lampung," kata Irjen Helfy Assegaf.

​Guna mengamankan jalannya malam takbiran, ada 3.900 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota telah disiagakan di titik-titik strategis.

​Terkait mobilitas masyarakat, Kapolda mengungkapkan adanya peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni.

Berdasarkan data monitor, arus kedatangan yang semula berada di angka 5.000 pada 13 Maret 2026, sempat menyentuh puncaknya di angka 51.000 kendaraan.

​Meski terjadi lonjakan arus mudik, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Lampung terpantau sangat kondusif, dan hingga saat ini belum ditemukan adanya kejadian menonjol.

​Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Forkopimda juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, yang sedang melaksanakan perjalanan mudik maupun liburan, untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara.

Kerja sama antara masyarakat dan petugas keamanan diharapkan terus terjalin hingga berakhirnya Operasi Ketupat pada 29 Maret 2026 mendatang. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved