Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Anggota DPRD Lampung Putra Jaya Umar Sosialisasi UU Perlindungan Anak
Lampungpro.co, 21-Mar-2017

Amiruddin Sormin 1742

Share

PANARAGAN JAYA (Lampungpro.com): Anggota DPRD Provinsi Lampung, Putra Jaya Umar, manfaatkan waktu reses di Kabupaten Tulangbawang Barat bersama Lembaga Perlindungan Anak (LPA) menyosialisasikan Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA). Menurut Putra Jaya Umar, tindak kekerasan terhadap anak makin tinggi dan beragam.

Kami ajak LPA Tubaba untuk sosialisasi program Stop Kekerasan Terhadap Anak dan KDRT. Jangan sampai karena ketidaktahuan membuat warga bermasalah dengan hukum karena melakukan tindak kekerasan, kata Putra Jaya Umar, Senin (20/3/2017).

Sosialisasi berlangsung di Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kamis (16/3/2017), dan Terang Bumi Agung Kecamatan Gunung Terang, Sabtu (18/3/2017). Turut hadir seluruh anggota DPRD Kabupaten Tubaba dari Fraksi Gerindra, Baharudin, Edy Ismanto, dan Ruslan, termasuk Wakil Ketua I DPRD Tubaba, Yantoni yang juga politisi Gerindra, saat reses di Panaragan Jaya. Kemudian, Ketua LPA Tubaba Elia Sunarto, didampingi pengurus LPA Tubaba Fitria Ningsih Chaniago, Erwin Aris Bachtiar, dan relawan Perlindungan Anak Nur Habibah Hasibuan.

Putra Jaya Umar menjelaskan, partainya komit dan peduli terhadap perempuan dan anak. Apalagi tindak kekerasan makin marak terjadi. Pada kesempatan itu, Umat menceritakan bagaimana kegigihan Prabowo Subianto, pendiri Partai Gerindra, membela tenaga kerja wanita (TKW) yang terancam hukum mati di perantauan.

Selain sosialisasi UUPA, sosialisa juga menyerap aspirasi masyarakat. Sejumlah usulan terkait pembangunan fisik dan keluhan layanan publik disampaikan. Di antaranya kerusakan infrastruktur di Tiyuh Totowono Dadi dan sekitarnya, akses layanan kesehatan dan jaringan telepon. Mereka juga minta para wakil rakyat sering mengunjungi konstituen dan melihat perkembangan pembangunan di daerah pemilihannya.

Wilayah Gunung Agung dan Gunung Terangred sering kami kunjungi karena kasus anak cukup tinggi di sini. Kami ingin bangun jejaring Perlindungan Anak dengan merekrut relawan dari masyarakat. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita semua, kata Fitria Ningsih Chaniago.

Terkait kegiatan ini Erwin Aris Bachtiar menjelaskan LPA bukan partai politik dan tidak menjadi bagian parpol manapun. Kalau LPA Tubaba bertemu Gerindra dan bicara perlindungan anak itu karena LPA bermitra dengan semua komponen, termasuk para wakil rakyat, bisa saja besok kami bersama partai lain, kata Erwin Aris Bachtiar. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Efisiensi Rasa-rasanya, Kreativitas Jadinya: Dari Tenaga Ahli...

program-program yang tampil itu lahir dari kajian para “ahli...

339


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved