KUPANG (Lampungpro.com): Anggota Polres Kupang Kota Aiptu Fransisco de Araujo kritis setelah menembak kepalanya sendiri. Saat ini, Araujo masih dirawat intensif di ICU RSB Kupang. "Sampai saat ini masih dirawat intensif tim medis," kata Kepala RS Bhayangkara Kupang Kompol dr Marthinus Ginting kepada wartawan di rumah sakit itu, Selasa (6/6/2017).
Penanganan yang sedang dilakukan, kata dia, selain memberikan pasokan darah sebagai kebutuhan korban mengganti darah yang hilang, juga membantu pernapasan dengan memasang alat pernapasan. "Ya, peralatan ventillator juga sudah kita pasang membantu pernapasannya," kata dia.
Penanganan yang dilakukan itu kata dr Ginting dalam upaya menstabilkan kondisi korban. Jika kondisi masih belum stabil, tim dokter belum bisa melakukan tindakan lebih. Misalnya melakukan ct scan untuk mengetahui kondisi luka yang ada di dalam kepala korban. "Kami belum bisa lakukan ct scan karena kondisi korban masih belum stabil," kata dia, dilansir Antara.
Dia menyebut secara kasat mata ada lubang di kepala bagian belakang telinga kanan yang menembus kepala bagian kiri. Tanpa lakukan ct scan belum bisa dipastikan kondisi keruskan dalam kepala korban. "Itulah kondisibya saat ini. "Ya berdiamater sekitar satu centimeter, kata dia, menyebutkan kondisi luka.
Sementara, Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Chriestianto Nugroho mengatakan korban Aiptu Araujo anggota yang baik dan taat melaksanakan tugasnya. Araujo dalam keseharian berdinas sebagai Pelaksana Kepala Unit Pengamanan Obyek Vital (Pamobvit) Satuan Shabara Polres Kupang Kota. "Saya pastikan yang bersangkutan tidak punya masalah kedinasan sebagai anggota Polri di Polres Kupang Kota," kata Kapolres Anthon.
Bekas Wakapokres Kupang itu berharap tim dokter bisa melakukan penyelamatan korban. Terhadap kepemilikan senjata, Kapolres Anthon mengaku yang bersangkutan layak memegang senjata jenis revolver itu. Dari sisi fisik dan mental, Araujo layak secara syarat memegang senjata berlaras pendek itu. Untuk motif kejadian itu, Anthon mengatakan sedang dalam penyelidikan anggota. "Tempat kejadian di kamar korban sudah diolah petugas dan sedang diselidiki," kata dia.
Aiptu Fransisco de Araujo menembak kepalanya sendiri di kamar tidurnya di bilangan Lasikode Kota Kupang, Selasa (6/6/2017) sekitar pukul 07.30 WITA. Korban memilih menembak kepalanya sendiri setelah pulang mengantar anak bungsunya Fadli Araujo ke sekolahnya. Aiptu Fransisco yang kelahiran Timor Leste itu memiliki seorang istri bernama Martina Araujo dengan tiga anak, masing-masing Mebi Arujo, Putri Araujo dan Fadli Araujo. (*/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16686
EKBIS
9373
Lampung Selatan
5219
Bandar Lampung
5012
Bandar Lampung
4875
189
05-Apr-2025
172
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia