Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Atasi Kelaparan, Aksi Tanggap Cepat Kirim 1.000 Ton Beras ke Somalia
Lampungpro.co, 30-Apr-2017

Amiruddin Sormin 1099

Share

SURABAYA (Lampungpro.com): Kapal Kemanusiaan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), berangkat ke Somalia, membawa beras dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/4/2017). Beras ini berasal dari penggilingan di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, hingga di Kabupaten Bojonegoro.

Presiden ACT, Ahyudin, mengatakan program ini berkaitan dengan situasi kelaparan yang berhitung dengan waktu, sementara proses edukasi dan penggalangan masih simultan berjalan. ACT menyiapkan skenario percepatan. Tanpa menunggu penggalangan itu terhimpun, dengan dana yang ada kami beli gabah dari petani binaan kami, dan sejumlah usaha penggilingan di Cepu dan Bojonegoro. Hasilnya, beras yang baru dipanen tentu berkualitas bagus, kata Ahyudin.

Sesuai jadwal perjalanan kapal menuju Somalia, pada 29 April atau kurang dari sepekan ke depan kapal mulai lepas jangkar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dari Bojonegoro dan Cepu, 12 kontainer dengan kapasitas masing-masing 25 ton terisi penuh. Sekitar 12 ribu karung beras termuat penuh, tersusun rapi dan tersegel dalam kontainer.

Menurut Harun, penanggungjawab gudang penyimpanan Beras untuk Afrika mengatakan, belasan kontainer bakal dikebut menjemput beras setiap hari ke Cepu dan Bojonegoro. Waktu keberangkatan kapal sudah mepet, 1000 ton siap diangkut dengan 40 buah kontainer berkapasitas 25 ton. Ahad ini ada 12 kontainer datang dari Perak Surabaya. 2 kontainer menjemput beras ke Cepu di Desa Sidorejo. 10 kontainer berikutnya jemput ke Bojonegoro di Kecamatan Dander dan Kecamatan Balen, ujar Harun.

Sedangkan menurut Salim, selaku pemantau aktivitas bongkar muat barang dari PT Samudera Indonesia menghitung-hitung, dari Kecamatan Balen seluruhnya 5.000 karung beras sudah termuat di lima kontainer yang melaju ke Tanjung Perak. Menjaga kualitas beras, supaya ruang di kontainer tidak terlalu lembap dan pengap, penataan beras ada aturannya. 9 karung beras ditata memanjang, 7 karung beras ditata melebar, dan 15 karung beras ditumpuk ke atas, kata Salim. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17198


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved