METRO (Lampungpro.co): PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro, melaksanakan pelatihan tanggap darurat dan pemadam kebakaran di Kantor PLN UP3 Metro.
Kegiatan ini, merupakan bagian dari rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Pelatihan tersebut, diikuti jajaran Asisten Manajer dan para Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) di lingkungan UP3 Metro.
Kegiatan turut menghadirkan Pimpinan Damkar Metro M. Rofiq Salasi, pemateri dari Damkar Metro Subkie Agus, serta Sekretaris PMI Metro Mungky Porbo Rahayu sebagai narasumber.
Manajer PLN UP3 Metro, Anas Febrian mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang kuat dan berkelanjutan.
Menurutnya, Bulan K3 Nasional Tahun 2026 mengusung tema "Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif," yang menekankan pentingnya kompetensi, kesiapan sistem, serta sinergi seluruh elemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Menurut Anas, dalam bisnis ketenagalistrikan risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pekerjaan, sehingga keselamatan jiwa manusia harus menjadi prioritas utama.
Oleh karenanya, kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran dan kondisi darurat lainnya, menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga keselamatan pekerja, keandalan aset, serta keberlangsungan layanan kelistrikan kepada masyarakat.
Pimpinan Damkar Metro, M. Rofiq Salasi mengungkapkan, pihaknya turut mengapresiasi atas komitmen PLN UP3 Metro dalam meningkatkan kesiapsiagaan pegawai terhadap potensi kebakaran. Pelatihan tersebut sangat penting, untuk membangun respons awal yang cepat dan tepat sebelum bantuan lanjutan tiba di lokasi kejadian.
Sementara itu, Sekretaris PMI Metro, Mungky Porbo Rahayu, juga mengapresiasi langkah PLN UP3 Metro yang melibatkan PMI dalam memberikan pembekalan pertolongan pertama.
Menurutnya, kemampuan dasar P3K sangat penting yang harus dimiliki setiap pekerja, yang tujuannya agar dapat memberikan penanganan awal secara benar saat terjadi keadaan darurat.
Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi terkait klasifikasi kebakaran, teknik pemadaman, serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Peserta juga mendapatkan pembekalan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan prosedur evakuasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi praktik pemadaman api guna memastikan peserta mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat.
Melalui pelatihan ini, PLN UP3 Metro berharap seluruh pegawai semakin meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi risiko kerja, sekaligus mendukung terciptanya pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...
2980
Kominfo Lampung
349
Kominfo Lampung
335
236
26-Feb-2026
309
26-Feb-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia