BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Lampung Ir. Mulyadi Irsan, M.T mengapresiasi kesinambungan pelaksanaan Final Lomba Anugerah Inovasi Daerah (Lomanida) Provinsi Lampung 2017, di Universitas Bandar Lampung (UBL). Menurut dia, kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan dengan terus peningkatan.
Mulai dari teknis-non teknis penyelenggaraan, dukungan materiil-non materiil, segi kategori (inovasi) penelitian, pemanfaatan hasil, hingga pemberian beasiswa (kuliah) bagi juara kalangan pelajar, kata dia pada final Lomanida, di Auditorium Gedung L, Kampus B, Pascasarjana, Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, Rabu (12/7/2017).
Diakui Mulyadi, adanya Lomanida 2017 sesuai nawacita pemerintah pusat dalam membangun produktivitas, kemandirian, bedikari ekonomi dan peningkatan daya saing inovasi lokal. Kegiatan ini masuk agenda kerja Pemprov, guna mewujudkan Lampung yang maju dan sejahtera, dimulai 2019.
Terlebih dari riset World Economic Forum (WEF) 2016, dari berbagai indikator daya saing inovasi, posisi Indonesia dari 37 ke 41 di dunia. Daya saing inovasi di Provinsi Lampung di posisi 14 nasional. Lewat kegiatan ini, kami petakan dan tingkatkan keunggulan komperatif dan kompetitif inovasi daerah. Termasuk membekali para juara serta pendampingan bisnis dan diikutsertakan diajang serupa level nasional. Alhamdulillah, tahun lalu juara kita jadi juara II tingkat nasional, kata dia.
Dari segi teknis, Ketua Pelaksana Dwi Retno Mulyaningrum S.Pt., M.Eg, Sc menegaskan Lomanida 2017 bertujuan mendorong dan meningkatkan budaya inovasi, berbasis teknologi di kalangan pelajar, mahasiswa, masyarakat umum dan peneliti. Juga sebagai sarana edukasi penelitian, pengembangan ilmu dan inovasi. Termasuk wadah komunikasi dan informasi hasil penelitian dari berbagai lintas sektoril di Lampung, kata dia.
Pelaksanaan Lomanida Lampung 2017 efektif selama 4 bulan, terdiri berbagai tahapan. Dimulai pendaftaran 1 Maret-15 April, seleksi naskah 2 Maret-22 April, pemuatan layak lulus cek fisik 25 April, pelaksanaan tes fisik 8 April-12 Mei, pengumuman hasil tes akhir 29 Mei, presentasi akhir 12 Juli, penetapan pemenang (1,2,3) akhir Juli.
Kemudian, penyematan pemenang dari Gubernur Lampung, bersamaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-22, 10 Agustus mendatang. Dari hasil ini terjaring (diawal) 120 peserta terdiri 80 peserta umum, 29 peserta pelajar, dan 11 peserta peneliti-mahasiswa. Akhirnya yang masuk babak presentasi 18 finalis, kategori terdiri perseorangan 6 peserta dan perkelompok sisanya. Masing-masing mempresentasikan satu judul. Mereka memperebutkan juara I, II dan III dengan hadiah piala, piagam serta dana pembinaan. Khusus bagi pelajar akan mendapatkan beasiswa S1 penuh dari UBL, kata Dwi Retno. (**/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16593
EKBIS
9271
Lampung Selatan
5112
Bandar Lampung
4914
Bandar Lampung
4781
325
04-Apr-2025
397
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia