Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Biaya Pemilu 2024 di Lampung Diusulkan Rp1,4 Triliun, Ini Rinciannya
Lampungpro.co, 09-Jun-2022

Febri Arianto 793

Share

KPU Lampung Saat Audiensi ke Gubernur Lampung | Lampungpro.co/Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung, menganggarkan Rp1,4 triliun untuk dana Pemilu 2024. Usulan tersebut, kemudian disampaikan ke Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, saat beraudiensi di Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (9/6/2022).

Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami mengatakan, jumlah tersebut dengan sistem pembiayaan cost sharing atau berbagi dengan antara provinsi dan 15  pemerintah kabupaten/Kota. Ini diatur dalam Pasal 4 Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 54 tahun 2019, tentang pendanaan kegiatan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota yang besumber dari APBD.

"Dari Rp1,4 Triliun yang dibutuhkan, maka ada cost sharing mencapai Rp834,1 miliar, jadi ada efisiensi Rp741 miliar. Kami usulkan konsep ini, jadi ada yang ditanggung APBD provinsi dan kota," kata Erwan Bustami.

Untuk mengatur pembagian anggaran, nantinya harus ada peraturan gubernur (Pergub), sebagai regulasinya. Kebutuhan Pilkada Lampung 2024 yang diusulkan ke Pemprov Lampung sendiri, mencapai Rp681 miliar, apabila KPU Lampung mendapat cost sharing, maka anggaran yang dibutuhkan hanya berkisar Rp313 miliar.

"Usulan itu, setidaknya untuk membiayai honor badan adhoc seperti PPK, PPS, Petugas KPPS, PPDP, hingga pembuatan TPS, mencapai 49 persen dari anggaran. Kemudian tahapan persiapan dan pelaksanaan Pemilu, mencapai 24,13 persen dan sisanya, operasional dan administrasi perkantoran, serta APD," ujar Erwan Bustami.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi berpesan agar KPU Lampung, bekerja sesuai peraturan perundangan yang telah ditetapkan. Arinal juga berpesan kepada seluruh pihak terkait, dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 bersama-sama menjaga kondusivitas, stabilitas, dan keamanan di Lampung.

"Jaga kondusivitas daerah, sehingga ekonomi berjalan dengan baik, bila stabilitas. Terkait anggaran Pemilu 2024, kami ingin ini dibahas secara bersama-sama dengan pemerintah daerah, KPU, Bawaslu kabupaten/kota, serta pihak terkait lainnya," jelas Arinal Djunaidi. (***)

Editor : Febri Arianto


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16593


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved