Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

BPS: Triwulan I 2017 Ekonomi Lampung Tumbuh 5,11% dari 5,06%, IPM Positif
Lampungpro.co, 09-May-2017

Amiruddin Sormin 1625

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan I-2017 tumbuh 5,11% atau menguat dibandingkan triwulan I-2016 (year on year) sebesar 5,06%. Menurut berita resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung yang dirilis, Jumat (5/5/2017), dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai pengadaan listrik dan gas.

Kemudian, pertambangan dan penggalian, transportasi dan pergudangan, serta informasi dan komunikasi. Pertumbuhan itu, menurut BPS Lampung, diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp75,68 triliun dan atas dasar harga konstan mencapai Rp53,68 triliun.

BPS Lampung juga mencatat perekonomian Lampung q to q (quartal to quartal), tumbuh 6,59%. Dari sisi produksi, beberapa komoditi pertanian tanaman pangan dan holtikultura seperti padi, jagung, dan kacang-kacangan memasuki masa panen raya. Keberhasilan panen raya yang disertai stabilitas harga membuat pertumbuhan ekspansif 36,95%.

Terkait indeks pembangunan manusia (IPM), BPS Lampung, pada Jumat (5/5/2017), juga merilis pembangunan manusia di pada 2016 terus mengalami kemajuan. Ini ditandai dengan terus meningkatnya IPM Lampung. Pada 2016, IPM Lampung mencapai 67,65. Angka ini meningkat sebesar 0,70 poin dibandingkan dengan IPM Lampung pada 2015 yang sebesar 66,95.

BPS menyebutkan pada 2016, pembangunan manusia di Lampung masih berstatus 'sedang', sama dengan statusnya pada 2015. IPM Lampung pada 2016 tumbuh 1,05% dibandingkan 2015. Selama periode 2015--2016, komponen pembentuk IPM juga meningkat.

Bayi yang baru lahir memiliki peluang hidup hingga 69,94 tahun, meningkat 0,04 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang bersekolah selama 12,35 tahun, meningkat 0,1 tahun dibandingkan pada 2015. Sedangkan, penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata menempuh pendidikan selama 7,63 tahun, meningkat 0,07 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran per kapita disesuaikan (harga konstan 2012) masyarakat mencapai Rp9,16 juta pada 2016, meningkat Rp427 ribu dibandingkan tahun sebelumnya.

Mengenai kenaikan IPM ini, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, menyampaikan terima kasih kepada bupati dan wali kota yang bekerja keras membantu membangun sumber daya manusia Lampung. "Kenaikan IPM secara terus menerus ini berkat kerja keras semua kepala daerah di Lampung. Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas jerih payah selama ini," kata Ridho.

Dari sisi ketenagakerjaan, berita resmi BPS Lampung juga menyampaikan, penduduk yang bekerja pada Februari 2017 bertambah 150,8 ribu orang dibandingkan Agustus 2016 dan sebanyak 227,3 ribu orang dibandingkan kondisi setahun lalu. Secara relatif angka pengangguran Lampung turun dari 4,62% pada Agustus 2016 menjadi 4,43% pada Februari 2017. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved