"Kami sedang koordinasi dengan universitas-universitas, termasuk dengan Universitas Indonesia, untuk menjajaki sinergi dan kolaborasi agar kebutuhan pengajar dapat terpenuhi," ujar Jihan Nurlela.
Pemprov Lampung sendiri, terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan program pendidikan vokasi migran, agar semakin banyak sekolah dapat mengikuti kelas vokasi migran.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung, Thomas Amirico menambahkan, program sekolah vokasi migran ini mengalami perkembangan positif, meski masih menghadapi sejumlah hambatan teknis.
"Target kami 240 sekolah, namun saat ini baru 93 sekolah yang sudah menjalankan program dengan peserta mencapai 2.658 siswa," tambah Thomas Amirico.
Sementara itu, lebih dari 5.000 siswa lainnya sedang menunggu giliran dan diperkirakan mulai mengikuti pembelajaran pada bulan ini.
"Kami ada 37 sensei yang mengajar di SMK maupun SMA negeri, namun kekurangannya nanti akan kami tutup dengan sekitar 51 guru sensei eksternal," ujar Thomas Amirico.
Thomas memastikan, Pemprov Lampung akan terus memonitor proses pembelajaran, termasuk peningkatan kualitas pengajaran, kesiapan uji kompetensi, dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja Jepang.
Berikan Komentar
Lampung Selatan
1147
405
02-Jan-2026
692
01-Jan-2026
924
01-Jan-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia