Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Cawapres Ma'ruf Amin Dinilai Sebagai Sosok Pancasilais
Lampungpro.co, 17-Dec-2018

Erzal Syahreza 1075

Share

Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf, Lampung, Bandar Lampung, Lampungpro.com, Info Lampung, Info Bandar Lampung

JAKARTA (Lampungpro.com): Sosok cawapres Ma'ruf Amin, mendapatkan pujian dari kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dimana, sosoknya dinilai sebagai penjaga Pancasila sejati.

Hal ini disampaikan Ketua DPP Baitul Musliman Indonesia (Bamusi) PDI Perjuangan, Zuhairi Misrawi, saat konsolidasi partai di depan kader DPC PDIP, PAC, dan Pengurus Ranting Pematangsiantar dan Simalungun, Sumatera Utara, sebagai satu rangkaian safari politik kebangsaan III.

Awal mulanya, dia menceritakan dalam musyawarah nasional alim ulama NU di Surabaya tahun 2006. Muncul pertanyaan dari para kiai. "Bagaimana pandangan kita terhadap Pancasila. Waktu itu, yang memimpin sidangnya Al mukarom Kiai Ma'ruf Amin. Ini harus tahu para kader PDI Perjuangan. Kiai Ma'ruf Amin ini penjaga Pancasila sejati," ucap Zuhairi di International Restaurant and Convention Hall, Pematangsiantar, Sumut, Minggu (16/12/2018).

Dalam kesempatan itu, lanjut dia, dilakukan kajian panjang untuk mendengarkan masukan tentang ideologi Pancasila. Di sanalah kenapa Ma'ruf Amin dijukuki seperti itu. "Setelah kajian yang panjang, Kiai Ma'ruf Amin menyatakan, Pancasila kita tetapkan sebagai ideologi final Indonesia," ungkap Zuhairi.

Tak sampai di sana, ada peserta disebut final. Lalu dijawab oleh Ma'ruf. "Pak Kiai mengatakan, setelah ini, seluruh jajaran NU dan ulama-ulama NU tidak ada lagi yang boleh mempertanyakan ideologi Pancasila," jelas Zuhairi.

Karena itu, dengan pilihan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu memilih sosok Ma'ruf Amin, jelas mematahkan isu kebohongan yang disematkan ke PDIP. "Kiai Ma'ruf Amin Rais Aam, ini imamnya para ulama. Beliau ini adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia adalah ulama yang paling tinggi di Indonesia. Jadi kita harus menolak jika ada yang mengatakan PDI Perjuangan anti-ulama. Bagaimana disebut anti-ulama, memilih wakil presidennya saja ulama. Itulah cinta PDI Perjuangan dengan para ulama," kata Zuhairi. (***/PRO3)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

15791


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved