Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dies Natalis ke-36, Universitas Saburai Dorong Kampus Semakin Berkualitas
Lampungpro.co, 10-Aug-2026

Sandy 350

Share

Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, S.E., M.M., bersama petinggi dalam dies Natalis ke-36 | LAMPUNGPRO.CO/IST

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) memperingati Dies Natalis ke-36, Senin (10/8/2026). Peringatan tersebut tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia perguruan tinggi, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi perjalanan sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi kampus bagi masyarakat.

Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, S.E., M.M., mengatakan Dies Natalis menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar universitas untuk melihat kembali berbagai capaian yang telah diraih selama perjalanan kampus.

Menurutnya, evaluasi diperlukan agar berbagai kekurangan yang masih ada dapat diperbaiki, sementara capaian yang sudah baik dapat terus dikembangkan.

“Bagi saya, Dies Natalis bukan hanya tentang bertambahnya usia universitas. Ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan yang telah dilalui, mensyukuri capaian yang sudah diraih, sekaligus mempersiapkan apa yang harus dilakukan ke depan,” ujar Sodirin.

Ia mengatakan perjalanan Universitas Saburai selama 36 tahun tidak selalu berjalan tanpa tantangan. Berbagai keberhasilan, persoalan, hingga hal-hal yang belum sesuai harapan menjadi bagian dari proses panjang dalam membangun perguruan tinggi.

Namun, menurut Sodirin, berbagai pengalaman tersebut justru menjadi modal penting untuk menjadikan Universitas Saburai semakin kuat dan matang dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang.

“Dalam perjalanan Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai tentu ada keberhasilan dan tantangan. Ada juga hal-hal yang belum sesuai dengan harapan. Tetapi dari perjalanan itulah kita belajar dan menjadi lebih kuat serta matang,” katanya.

Pada momentum Dies Natalis tersebut, Sodirin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam membangun dan mempertahankan keberadaan Universitas Saburai hingga saat ini.

Ia menilai perkembangan kampus tidak terlepas dari kerja panjang para pendahulu, yayasan, pimpinan terdahulu, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, maupun berbagai mitra universitas.

“Terima kasih kepada para pendahulu yang telah membangun dan meletakkan dasar universitas ini. Terima kasih juga kepada yayasan, pimpinan terdahulu, dosen, tenaga kependidikan, alumni, mahasiswa, serta seluruh pihak yang ikut menjaga dan membesarkan Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai,” ujarnya.

Sodirin menegaskan, capaian yang dirasakan Universitas Saburai saat ini bukanlah hasil kerja satu atau dua orang. Seluruh perkembangan kampus merupakan buah dari proses panjang dan kontribusi banyak pihak.

Karena itu, ia mengajak seluruh sivitas akademika melanjutkan perjuangan tersebut dengan semangat kebersamaan.

“Semua yang kita rasakan hari ini merupakan hasil kerja keras banyak orang dan perjalanan yang panjang,” katanya.

Tantangan Pendidikan Tinggi Semakin Dinamis

Sodirin juga menyoroti perubahan dunia pendidikan tinggi yang berlangsung semakin cepat. Perkembangan teknologi, tuntutan dunia kerja, kebutuhan masyarakat, serta persaingan antarperguruan tinggi menuntut kampus untuk terus beradaptasi.

Menurutnya, Universitas Saburai tidak boleh hanya mengandalkan sejarah dan usia, tetapi harus mampu membuktikan diri melalui peningkatan kualitas, prestasi, serta kontribusi nyata.

“Kita tahu dunia pendidikan tinggi sekarang berubah begitu cepat. Karena itu, kita tidak boleh berjalan di tempat. Kita harus terus belajar, berbenah, dan mencari cara agar Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai dapat memberikan pelayanan serta pendidikan yang semakin baik,” tegasnya.

Ia menargetkan Universitas Saburai tidak hanya dikenal karena telah berdiri selama 36 tahun, tetapi juga karena kualitas akademik, prestasi mahasiswa dan dosen, serta kontribusinya dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

“Kita ingin kampus ini tidak hanya dikenal karena usianya, tetapi juga karena kualitas, prestasi, dan kontribusinya kepada masyarakat,” kata Sodirin.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menilai kemajuan universitas tidak dapat hanya bergantung pada rektor maupun jajaran pimpinan.

Seluruh unsur sivitas akademika memiliki tanggung jawab sesuai perannya. Dosen harus terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan membimbing mahasiswa, tenaga kependidikan memberikan pelayanan terbaik, mahasiswa menjaga nama baik almamater melalui prestasi dan perilaku, sementara alumni turut menjaga reputasi serta ikut berkontribusi bagi perkembangan kampus.

“Kalau semua bergerak bersama, saya yakin hasil yang kita capai juga akan jauh lebih besar,” tuturnya.

Dies Natalis Jadi Momentum Satukan Langkah

Lebih lanjut, Sodirin mengajak seluruh keluarga besar Universitas Saburai menjadikan Dies Natalis sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan.

Ia berharap peringatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi titik untuk menyatukan visi dan langkah seluruh unsur kampus.

“Tidak perlu berjalan sendiri-sendiri. Mari kita bangun Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai ini bersama-sama,” katanya.

Sodirin optimistis semangat kebersamaan akan menjadi kekuatan penting dalam membawa Universitas Saburai menghadapi berbagai tantangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Saya percaya, kalau kita memiliki niat dan semangat yang sama serta mau saling mendukung, InsyaAllah kampus yang kita cintai ini akan terus berkembang dan menjadi semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap pada usia ke-36, Universitas Saburai semakin dipercaya masyarakat, mampu mencetak lebih banyak prestasi, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi Lampung dan Indonesia.

“Semoga di usia yang semakin bertambah ini, Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai semakin maju, semakin dipercaya masyarakat, semakin banyak prestasinya, dan semakin besar manfaatnya bagi Lampung dan Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh sivitas akademika untuk menjaga rasa memiliki terhadap almamater.

“Apapun posisi kita di kampus ini, mari tetap merasa bahwa kita adalah satu keluarga besar Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai. Mari kita jaga kebersamaan ini karena kampus adalah rumah kita bersama,” pungkasnya.

Yayasan Ajak Seluruh Unsur Bersinergi

Sementara itu, Ketua Yayasan Universitas Saburai, H. Ahmad Bastari, S.Sos., M.M., turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis ke-36.

Ahmad Bastari mengajak seluruh unsur kampus memperkuat sinergi dan bekerja bersama dalam mengembangkan Universitas Saburai.

Menurutnya, kemajuan perguruan tinggi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, baik yayasan, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni maupun mitra.

“Selamat Dies Natalis ke-36. Mari kita sama-sama mengorkestrasi seluruh potensi dengan baik sehingga Universitas Saburai menjadi lebih baik dan semakin maju,” ujar Ahmad Bastari.

Rangkaian HUT Kemerdekaan Digelar 10-12 Agustus

Selain memperingati Dies Natalis, Universitas Saburai juga menggelar rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Pelaksana kegiatan, Satrya Surya Pratama, S.H., M.H., menyampaikan rangkaian perlombaan dijadwalkan berlangsung pada 10-12 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur di lingkungan Universitas Saburai dan mendapat dukungan dari sivitas akademika, mahasiswa serta mitra kampus.

Satrya mengatakan dukungan yang diberikan berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan.

“Total dana yang masuk dari sumbangan sivitas akademika, mahasiswa, dan mitra sudah terkumpul,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan sivitas akademika yang telah terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras serta sivitas akademika Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai yang telah memberikan dukungan dan menyukseskan acara ini,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Dies Natalis dan HUT Kemerdekaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mempererat hubungan antarsivitas akademika.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat rasa memiliki terhadap almamater, serta menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kampus yang semakin solid.

Memasuki usia ke-36, Universitas Saburai diharapkan mampu menjadikan pengalaman perjalanan selama lebih dari tiga dekade sebagai modal untuk terus berbenah.

Dengan dukungan seluruh sivitas akademika, yayasan, alumni, mahasiswa dan mitra, kampus diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas kontribusinya bagi pembangunan daerah dan masyarakat Lampung. (***)
Editor : Sandy,

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved