Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Nobar Film Istimewa, Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung Tegaskan Hak Difabel Setara
Lampungpro.co, 24-Sep-2026

Sandy 174

Share

Ketua Harian PKDL Lampung, Dewi Mayang Suri Djausal, S.P., M.M. | LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Senyum bahagia terlihat dari wajah anak-anak difabel saat menanti pemutaran film Istimewa di salah satu Mal di Bandar Lampung. Antusiasme mereka semakin terlihat ketika pintu teater tiga dibuka dan para peserta langsung bergegas mencari tempat duduk yang telah disiapkan.

Selama sekitar dua jam, anak-anak difabel menikmati film yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membawa pesan tentang kepercayaan diri, perjuangan, tangis, dan kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam acara nonton bareng (nobar) film Istimewa ini dihadiri juga para pemain dan produser film. Di akhir pemutaran film Istimewa seluruh pemain dan produser berfoto bersama dengan seluruh anak-anak difabel.

Film Istimewa ini menggambarkan perjuangan penyandang disabilitas untuk mendapatkan penerimaan dan kesempatan yang setara di tengah masyarakat. Pesan tersebut dinilai relevan untuk membangun pemahaman bahwa keterbatasan fisik maupun kondisi disabilitas bukan alasan untuk membatasi seseorang dalam menjalani kehidupan.

Ketua Harian Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), Dewi Mayang Suri Djausal, mengapresiasi hadirnya film Istimewa di bioskop Bandar Lampung. Menurutnya, film tersebut mampu menyampaikan pesan kuat mengenai perjuangan penyandang disabilitas dalam memperoleh penerimaan dan kesetaraan.

“Film ini bagus banget untuk ditonton, mengajarkan perjuangan disabilitas untuk mendapatkan kesetaraan. Mereka juga memiliki hak yang sama dengan kita,” ujar Mayang.

Ia menegaskan, anak-anak difabel memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang, mendapatkan pendidikan, beraktivitas, berkarya, hingga terlibat dalam kehidupan sosial di tengah masyarakat.

Menurut Mayang, kegiatan nonton bareng seperti ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi anak-anak difabel. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk membangun rasa percaya diri sekaligus memperluas kesempatan mereka berinteraksi dengan lingkungan dan masyarakat.

“Kesetaraan bukan hanya tentang memberikan kesempatan, tetapi juga bagaimana kita memberikan ruang yang sama bagi penyandang disabilitas untuk beraktivitas dan menyampaikan aspirasi,” jelasnya.

Mayang menilai keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang lebih inklusif. Pemahaman terhadap hak dan kebutuhan penyandang disabilitas dinilai perlu terus diperkuat agar tidak ada lagi sekat dalam kehidupan sosial.

Sementara itu, PKDL Lampung terus mendorong berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas difabel di ruang publik. Kehadiran mereka dalam berbagai aktivitas diharapkan dapat memperkuat interaksi sekaligus membuka pemahaman masyarakat mengenai hak-hak penyandang disabilitas.

Melalui kegiatan nobar film Istimewa, PKDL Lampung ingin menyampaikan pesan bahwa penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menikmati kehidupan sosial, mendapatkan pendidikan, berkarya, serta berpartisipasi dalam pembangunan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bersama untuk memperkuat kepercayaan diri anak-anak difabel dan mengajak masyarakat melihat penyandang disabilitas bukan dari keterbatasannya, melainkan dari hak, potensi, dan kesempatan yang sama untuk berkembang. (***)
Editor : Sandy,

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved