BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Dinas Perdagangan Provinsi Lampung mendorong pelaku industri kecil menengah dan usaha kecil menengah (IKM/UKM) memenuhi kebutuhan gula kristal rafinasi melalui Pasar Lelang Komoditi. Menurut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, Ferynia Mawardji, volume penjualan dan pembelian bisa 1 ton, 5 ton, dan 25 ton.
"Melalui Pasar Lelang Komoditi ini di harapkan dapat menjaga ketersediaan, penyebaran, dan stabilitas gula nasional. Kemudian, memberi kesempatan usaha yang sama bagi industri besar dan kecil dalam memperoleh gula kristal rafinasi di Provinsi Lampung," kata Ferynia Mawardji, Senin (7/8/2017).
Melalui pasar lelang ini, kata Ferynia, diharapkan perdagangan gula kristal rafinasi bagi industri makanan dan industri minuman menjadi lebih mudah karena dapat dilakukan langsung oleh pelaku industri. Pemerintah menjamin pengawasan yang lebih akurat karena sistem ini dilengkapi bercode elektronik (e-barcode).
"Kode yang terkandung dalam e-barcode mengandung informasi dan histori perdagangan gula kristal rafinasi yang lengkap dan akurat, mulai proses importasi bahan baku, produksi, penjualan, pembelian, dan distribusi gula," kata Ferynia.
Menurut Ferynia, pasar lelang tidak mengubah kegiatan bisnis industri pengguna gula kristal rafinasi. Hanya terdapat perubahan pencatatan menjadi secara elektronik (online) pada sistem yang dibangun sehingga dapat mempermudah pengawasan gula kristal rafinasi yang beredar. (PRO1)
Berikan Komentar
PLN
507
Olahraga
491
507
11-Apr-2026
521
11-Apr-2026
491
11-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia