Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dosen Polinela Gelar PkM Pelatihan Ubi Jalar di Bapeltan Lampung
Lampungpro.co, 10-Jul-2026

Sandy 45248

Share

Tim Dosen Polinela saat memberikan pelatihan budidaya ubi jalar di Bapeltan Lampung | LAMPUNGPRO.CO/Ist

NATAR (Lampungpro.co): Politeknik Negeri Lampung (Polinela) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan budidaya ubi jalar bagi anggota Dharma Wanita Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Provinsi Lampung, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang diikuti 26 peserta tersebut tidak hanya menghadirkan materi teori, tetapi juga praktik langsung budidaya ubi jalar di lahan demplot Bapeltan. Sebagai bentuk hilirisasi hasil penelitian, tim dosen Polinela turut menyerahkan stek galur ubi jalar unggulan Polinela 01 dan Polinela 02 kepada peserta sebagai media pembelajaran.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat dipimpin oleh Dr. Ir. Ratna Dewi, M.P. selaku ketua sekaligus narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa ubi jalar merupakan salah satu komoditas pangan lokal yang memiliki potensi besar untuk mendukung diversifikasi pangan dan memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Menurutnya, tanaman ubi jalar relatif mudah dibudidayakan, memiliki nilai gizi tinggi, serta berpeluang dikembangkan sebagai komoditas yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin membagikan hasil penelitian kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan galur ubi jalar hasil pemuliaan yang telah dikembangkan Polinela. Harapannya, inovasi ini dapat dimanfaatkan dan dikembangkan lebih luas," ujar Ratna Dewi.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi lengkap mengenai teknik budidaya ubi jalar, mulai dari pemilihan bibit, pengolahan lahan, pembuatan guludan, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga waktu panen yang tepat. Seluruh materi disusun berdasarkan hasil penelitian tim dosen Polinela sehingga sesuai dengan kondisi budidaya di Provinsi Lampung.

Setelah sesi teori, peserta diajak mempraktikkan langsung proses penanaman stek ubi jalar di lahan praktik Bapeltan dengan pendampingan dosen dan mahasiswa. Metode pelatihan berbasis praktik tersebut diharapkan dapat mempermudah peserta memahami setiap tahapan budidaya sehingga dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

Anggota tim PkM, Anna Dwi Putri, S.P., M.P., mengatakan kombinasi antara penyampaian materi dan praktik lapangan membuat peserta lebih mudah memahami teknik budidaya.

"Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktikkan proses penanaman. Pendekatan ini membuat materi lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan ketika mereka membudidayakan ubi jalar sendiri," katanya.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini juga melibatkan dosen Ir. Nurman Abdul Hakim, M.P., Ir. Eka Erlinda Syuriani, S.P., M.Si., Ir. Onny Chrisna Pradana, S.P., M.Si.,serta Anna Dwi Putri, S.P., M.P., dengan dukungan mahasiswa yang membantu pelaksanaan kegiatan.

Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Berbagai pertanyaan mengenai teknik budidaya, pemilihan bibit, hingga pemeliharaan tanaman disampaikan kepada narasumber dalam sesi diskusi.

Ketua Dharma Wanita Bapeltan Provinsi Lampung, Flora Defika, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman praktik yang dapat langsung diterapkan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Polinela atas ilmu yang telah dibagikan. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberikan pengalaman praktik yang sangat bermanfaat. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut," ujarnya.

Melalui kegiatan PkM ini, Polinela kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor pertanian melalui edukasi dan hilirisasi hasil penelitian. Sinergi antara perguruan tinggi dan Balai Pelatihan Pertanian diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan komoditas pangan lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. (***)

Editor : Sandy,

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Dari Polemik ke Lingkaran Kekuasaan, Ketika Sebuah...

Berita baru lima menit, opini sudah lima kilometer.

2309


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved