Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dosen Polinela Kembangkan Teknologi Olah Limbah Pertanian Jadi Pakan Ruminansia
Lampungpro.co, 29-Aug-2026

Sandy 232

Share

Dosen Polinela ubah limbah jerami jadi pakan alternatif ternak ruminansia | LANPUNGPRO.CO/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Upaya mengoptimalkan limbah pertanian sebagai sumber pakan alternatif bagi ternak ruminansia terus dilakukan tim peneliti Politeknik Negeri Lampung (Polinela). Melalui penelitian bertajuk “Optimalisasi Kombinasi Perlakuan Fisik dan Biologis untuk Meningkatkan Nilai Nutrisi dan Kecernaan Limbah Lignoselulosa sebagai Pakan Ruminansia Berkelanjutan”, tim peneliti mengembangkan teknologi pengolahan yang memadukan perlakuan fisik dan biologis.

Penelitian tersebut salah satunya menyasar jerami padi yang tersedia dalam jumlah melimpah sebagai hasil samping kegiatan pertanian. Selama ini, pemanfaatan jerami sebagai pakan ternak masih menghadapi berbagai kendala karena struktur lignoselulosa yang kompleks membuat bahan tersebut sulit dicerna secara optimal oleh ternak.

Kondisi itu mendorong tim Polinela mencari pendekatan pengolahan yang dapat meningkatkan kualitas jerami sehingga memiliki nilai guna lebih tinggi sebagai bahan pakan. Perlakuan fisik digunakan sebagai tahap awal untuk membantu membuka struktur bahan, kemudian dilanjutkan dengan pendekatan biologis menggunakan mikroorganisme yang memiliki kemampuan menguraikan komponen lignoselulosa.

Dalam penelitian ini, tim memanfaatkan Phanerochaete chrysosporium, salah satu jenis jamur pelapuk putih yang diketahui memiliki kemampuan dalam membantu proses degradasi bahan berlignoselulosa. Mikroorganisme tersebut dipersiapkan untuk dikembangkan sebagai bioaktivator dalam proses pengolahan jerami padi.

Penelitian melibatkan Desi Maria Sinaga, S.Pt., M.Si., drh. Vindo Rossy Pertiwi, M.Si., dan Ir. Novi Eka Wati, S.Pt., M.Pt., bersama mahasiswa Ilham Darmawan dan Islamy Naswa Alea dari Politeknik Negeri Lampung.

Ketua tim penelitian menjelaskan, pemanfaatan limbah lignoselulosa sebagai pakan tidak dapat dilakukan hanya dengan satu pendekatan. Diperlukan tahapan pengolahan yang tepat agar struktur bahan dapat berubah dan komponen yang sulit dicerna menjadi lebih mudah dimanfaatkan oleh ternak.

Karena itu, penelitian diarahkan pada kombinasi perlakuan fisik dan biologis. Perlakuan fisik diharapkan dapat membantu membuka struktur bahan, sementara proses biologis memanfaatkan aktivitas mikroorganisme untuk membantu menguraikan komponen lignoselulosa.

Salah satu tahapan awal yang dilakukan tim adalah menguji kemampuan pertumbuhan P. chrysosporium pada media kultur cair. Tahapan ini penting untuk memastikan mikroorganisme dapat tumbuh dengan baik sebelum digunakan dalam proses pengolahan jerami padi.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gubernur Lampung Harus Tahu Ini: Satgas Jaga...

“Beras naik terus, pemerintah ini ngapain aja?” Pertanyaan itu...

862


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved