LAMPUNG TIMUR (Lampung Timur): Selama kepemimpinan Bupati Chusnunia Chalim dan Wakil Bupati Zaiful Bukhori, Lampung Timur terus melakukan perjuangan untuk mensejahterakan petani. Hal itu terbukti selama tahun 2017 sudah puluhan unit peralatan pertanian dari Pemerintahan Pusat digelontarkan untuk petani Lampung Timur.
Data yang didapat Lampungpro.com dari Dinas Pertanian setempat, bantuan yang telah diterima petani Lampung Timur yaitu berupa traktor roda empat (18 unit), traktor roda dua (31 unit), rice transplanter (6 unit), combine harvester (7 unit), pompa air (33 unit), corn combine (1 unit), dan hand sprayer (11 unit).
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim, saat kunjungan Mentri Pertanian, di Desa Kebundamar, Kecamatan Matarambaru, November lalu mengatakan petani akan menjadi perhatian utama. Hal itu, karena potensi pertanian di Lampung Timur cukup menjajikan, baik SDA, SDM, dan lahan seluas 213.384 hektare menjadi modal utama untuk mensejahterakan petani.
Dari 213.384 hektar terbagi 6.500 lahan sawah basah dan 152.866 lahan sawah kering. Terkait dengan produksi padi Lampung Timur telah membantu produksi padi sebanyak 13 persen, atau 590.951 ton. Sedangkan target Provinsi Lampung persoalan produksi padi sebesar 4.401.188 ton padi. Kami sangat berterima kasih selama kepemimpinan kami, pak Menteri mau turun ke Lampung Timur dan banyak memberikan bantuan peralatan petani dan ini sangat menyuport kami, kata Chusnunia Chalim.
Sementara itu, sebagai upaya dalam mencapaian swasembada pangan menuju kedaulatan pangan, pemerintah pusat melalui kementerian sedang melaksanakan berbagai program atau kegiatan. Dalam pelakasanaannya, program-program yang sudah ada, dinilai masih belum cukup.
Sehingga, perlu rintisan dan terobosan baru untuk memperkuat kegiatan yang sudah ada. Terobosan baru tersebut adalah, Pengembangan Lumbung Pangan Orientasi Ekspor di Wilayah Perbatasan dan Pengembangan Pangan di Wilayah Penyangga Kota Besar.
Sementara itu, Wakil Bupati Zaiful Bukhori mengatakan, Lampung Timur sudah melakukan MoU dengan Kementerian Pertanian dan pihak swasta. Sehingga, petani jagung di Lampung Timur diminta tidak khawatir lagi terkait penjualan hasil bumi tersebut. Dengan adanya MoU yang telah kami lakukan pada Jumat (8/12/2017) kami berharap petani jagung tidak lagi dipermainkan dengan tengkulak terutama persoalan harga, kata dia. (SUSANTO/PRO2
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
17199
Lampung Selatan
5767
163
06-Apr-2025
258
06-Apr-2025
199
06-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia