BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kehadiran layanan transportasi umum berbasis kendaraan listrik di Lampung, menjadi langkah baru dalam mendorong mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Untuk mendukung perkembangan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memastikan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta keandalan pasokan listrik guna menunjang operasional kendaraan listrik di daerah.
Dukungan PLN hadir seiring mulai beroperasinya layanan taksi listrik Green SM di Lampung. Kehadiran transportasi berbasis energi bersih tersebut, diharapkan dapat memperluas pilihan mobilitas masyarakat, sekaligus mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Lampung.
Manajer Strategi Pemasaran Pemasaran PLN UID Lampung, Bennie Adenata RAG mengatakan, PLN siap mendukung pertumbuhan kendaraan listrik melalui penyediaan pasokan listrik yang andal, hingga penguatan infrastruktur pendukung, termasuk SPKLU.
"PLN menyambut baik hadirnya layanan transportasi berbasis kendaraan listrik di Lampung. Kami berkomitmen memastikan keandalan pasokan listrik, serta kesiapan infrastruktur SPKLU untuk mendukung operasional kendaraan listrik, dan mendorong percepatan transisi energi yang lebih ramah lingkungan," kata Bennie Adenanta.
Menurut Benny, sistem kelistrikan Lampung saat ini berada dalam kondisi andal dan memiliki kapasitas yang memadai, untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik.
Daya mampu pasok sistem kelistrikan Lampung tercatat sebesar 1.708 MW, dengan cadangan daya (reserve margin) mencapai 292 MW atau 17,1 persen.
Dari sisi infrastruktur pendukung, PLN juga telah mengoperasikan 83 titik SPKLU, yang tersebar di 51 lokasi di wilayah Lampung, untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik melakukan pengisian daya.
"Kapabilitas sistem ini memberikan ruang yang cukup bagi pengembangan SPKLU dan pertumbuhan kendaraan listrik di Lampung. PLN siap mendukung kebutuhan listrik untuk transportasi umum berbasis kendaraan listrik, sekaligus mengawal masuknya investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pasokan listrik yang andal," ujar Bennie.
Green SM sendiri, resmi meluncurkan layanan transportasi ramah lingkungan berupa taksi listrik di Lampung pada 9 Juni 2026. Lampung menjadi wilayah operasional ke-11 Green SM di Indonesia, sekaligus yang pertama di Pulau Sumatera.
Pada tahap awal, sekitar 200 unit kendaraan listrik mulai dioperasikan, dan jumlahnya akan bertambah secara bertahap sesuai dengan perkembangan kebutuhan layanan.
Melalui sinergi antara PLN, Green SM, dan V-GREEN, pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Lampung diharapkan dapat berlangsung semakin cepat. Kolaborasi ini, menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan transisi energi, memperkuat iklim investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan melalui pemanfaatan energi bersih. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...
10614
Polinela
1257
152
29-Jun-2026
197
29-Jun-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia