Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Garuda Ajak 34 Maskapai Asing di Malaysia Kunjungi Indonesia
Lampungpro.co, 06-May-2017

Amiruddin Sormin 1135

Share

KUALA LUMPUR (Lampungpro.com): Maskapai penerbangan Garuda Indonesia didukung Kedutaan Besar RI (KBRI) Kuala Lumpur, Kementerian Pariwisata, dan Dinas Budaya dan Pariwisata DKI memfasilitasi perwakilan 34 airlines yang beroperasi di Malaysia berkunjung ke Indonesia. Sebanyak 63 peserta pada umumnya para station/general manager anggota Airlines Operator Committee (AOC).

Selain itu, AOC juga mencakup pejabat administratur Kuala Lumpur International Airlines (KLIA). Pejabat KLIA yang sertai kunjungan ini diantaranya operator bandara, imigrasi, Polis Diraja Malaysia (PDRM), bea cukai. Unit bisnis pendukung lainnya juga hadir seperti jasa catering dan penyedia bahan bakar. Menurut Station Manager Garuda Kuala Lumpur, Suherman menyampaikan kunjungan AOC ini untuk memperkenalkan Terminal 3 Ultimate dan promosi wisata Indonesia.

"Garuda sebagai bagian AOC melihat masih kurangnya informasi perkembangan jasa penerbangan Indonesia dan bandara serta promosi wisata Indonesia bagi maskapai asing" kata Suherman. Hal ini ditegaskan oleh Candra Wiguna Alisufi, Sekretaris Kedua KBRI Kuala Lumpur. "KBRI Kuala Lumpur turut mendukung Garuda Indonesia untuk ambil bagian dalam promosi potensi Indonesia, oleh karena acara ini diselenggarakan" katanya.

Kegiatan ini dikemas dalam penampilan budaya, pertemuan dengan aparatur Bandara Soekarno-Hatta dan Kempar serta city tour DKI Jakarta. Tari Rampak Gendang mengalun dengan iringan tabuhan yang dimainkan oleh lima penari menyambut ketibaan delegasi, Kamis (4/5/2017). Para peserta diajak mengikuti gerak gemulai para penari Rampak Gendang. Selanjutnya Terminal 3 ultimate diperkenalkan kepada para peserta. Terminal ini baru dibuka untuk jalur Internasional ini, sudah digunakan Garuda Indonesia per 1 Mei 2017.

Pada pertemuan dengan pihak Kempar, Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata, I Gede Pitana menyampaikan bahwa Pemerintah mendorong kolaborasi tiga A: Airlines, Authority and Airport yang melibatkan lintas kementerian dan industri terkait. Mokhtar Bin Othman selaku chairman AOC KLIA menyampaikan bahwa bahwa 3 pihak terkait tergabung dalam AOC.

Dia mengharapkan agar industri penerbangan dapat bekerjasama lebih erat ke depannya. Untuk meningkatkan konektifitas udara, Pemerintah menyediakan paket stimulus melalui percepatan izin rute baru, insentif biaya airport dan joint promotion. Bapak Judi Rifajantoro, Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur dan Aksesibilitas menyampaikan bahwa belum adanya konektifas udara dr India dan masih terbatas penerbangan dari Tiongkok, kawasan Eropa dan Amerika.

"Untuk regular schedule flight, kita akan buat promosi bersama dengan maskapai" disampaikannya. Pemerintah juga akan berikan incentive hardselling untuk pesawat charter dan agen perjalanan yang masuk ke Indonesia khususnya untuk rute baru" terangnya dalam paparan di depan para peserta. Selanjutnya, Para peserta juga akan diajak berwisata belanja oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta ke Thamrin City dan Dekranasda Provinsi DKI yang menjajakan produk-produk UKM lokal pada Sabtu (6/5/2017). (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved