JAKARTA (Lampro): Pariwisata membuat Sulawesi Utara (Sulut) menggeliat di 2016. Geliat perekonomian di Bumi Nyiur Melambai pun terimbas. Manado dan Sulut dipenuhi wisatawan, hotel di Manado nyaris tidak ada low season. Pariwisata itu selain 3A (akses, amenitas dan atraksi) yang paling menentukan adalah CEO commitment, atau komitmen kepala daerah. Sulut bisa hebat, karena Gubernur Olly Dondokambey sangat komit, kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Jakarta (12/1/2017).
Ketika CEO-nya kuat dengan cepat Pariwisata di daerah itu akan berkembang. Sebaliknya, sekuat apapun potensi alam, budaya dan sumber daya manusia, jika pemimpinnya tidak berkomitmen, tidak akan ada lonjakan prestasi apa-apa. Dia mencontohkan, Banyuwangi, kota kecil di Jawa Timur yang sukses menjadikan pariwisata sebagai core economy. Sulut juga contoh yang bagus, ungkap Arief Yahya.
Sekarang eranya pariwisata. Sampai akhir 2016 pariwisata berada di posisi teratas dalam mendukung program penanggulangan kemiskinan yang dicanangkan Gubernur Olly Dodokambey. Industri ini paling mudah dan murah mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan, tutur Kadis Pariwisata Sulut, Daniel E. Mewengkang, Kamis (12/1/2017).
Daniel tak asal bicara. Bila melihat track record perekonomian Sulut, selalu digelayuti mendung di dua tahun belakangan. Sektor pertanian/perkebunan lesu seiring datangnya El Nino. Sementara sektor perikanan tersandera kebijakan transhipment dan moratorium perikanan. Dinamika ekonomi daerah, ditambah dengan gejolak ekonomi global juga menahan laju pertumbuhan sektor perbankan.
Saat sektor pariwisata dijadikan pilihan, ekonomi Sulut langsung terdongkrak naik. Pembukaan penerbangan langsung (charter flight) kota-kota China Manado oleh Lion Air, Sriwijaya dan Citilink yang dimulai 4 Juli 2016 membuat ekonomi bergerak positif.
Ribuan wisman yang datang setiap bulannya seketika membuat Sulut, khususnya Manado sibuk. Tingkat keterisian hotel berbintang meningkat drastis. Bus pariwisata dengan plat nomor luar daerah juga kerap menghiasi jalanan kota. Ini fakta. Bukan rekayasa. Di 2016 terutama mulai Juli, hampir lima bulan terakhir kenaikannya sangat besar, ucap Daniel.
Sampai di penghujung 2016 sekalipun, Sulut tetap terlihat impresif.
Even Natal dan Tahun Baru yang digelar sebulan penuh terbukti ampuh mendatangkan banyak wisatawan. Tercatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Sulut melalui Bandara Sam Ratulangi pada November hingga Desember 2016 mencapai 4.270 orang. Jumlah ini meningkat 229,22% dibanding periode yang sama 2015 sebanyak 1.428 orang.
Jumlah kunjungan di November-Desember tersebut, lanjut Daniel, juga mengalami kenaikan sebesar 12,64 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pada kurun September-Oktober, Sulut hanya sukses mencatatkan kunjungan 3.791 orang. Peningkatan jumlah wisatawan juga berdampak terhadap penginapan. Jumlah tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sulut pada November-Desember 2016 mencapai 72,69%. Jumlah itu meningkat 10,15 poin dibandingkan TPK pada Oktober yang hanya 68,37%.
Adapun rata-rata lama menginap tamu (RLMT) asing pada hotel berbintang mencapai 4,46 hari atau meningkat 0,38 poin dibanding bulan sebelumnya yang cuma 4,08 hari. Sementara untuk RLMT wisatawan nusantara mencapai 2,34 hari atau turun 0,48 poin dibanding Oktober yang 1,94 hari. Secara keseluruhan RLMT pada bulan November 2016 mencapai 2,50 hari, meningkat 0,41 poin jika dibandingkan bulan Oktober 2016 yang mencapai 2,09 hari, kata Daniel.
Pemerintah Sulut pun punya harapan besar di balik ini. Menjual Nyiur Melambai sekaligus menarik banyak income ke Sulut. Selanjutnya, income tadi itu akan menggerakkan industri lain. Sepanjang 2016 kunjungan wisman ke tempat kami sekitar 30.000 orang. Bila rata-rata pengeluaran wisman sebesar USD1.134 kemudian dikalikan dengan kunjungannya di Sulut hingga akhir 2016, jumlahnya sangat besar. Sektor lain ikut terkena dampak positifnya, kata Daniel. (R1)
Berikan Komentar
program-program yang tampil itu lahir dari kajian para “ahli...
893
Kominfo LamSel
422
Bandar Lampung
840
422
10-Apr-2026
840
09-Apr-2026
894
09-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia