Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Hafal Surat Al-Bayyinah, Warga Rulung Raya Natar ini Diganjar Hadiah Umrah dari Bupati Lampung Selatan
Lampungpro.co, 06-Aug-2026

Febri 188

Share

Bupati Lampung Selatan Saat Beri Hadiah Umrah ke Warga | Lampungpro.co/Dok Kominfo

NATAR (Lampungpro.co): Suasana hangat dan penuh haru, menyelimuti kunjungan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk meninjau pelaksanaan Program Desa Helau di Desa Rulung Raya, Kecamatan Natar pada Rabu (5/8/2026).

Saat dialog bersama masyarakat, sebuah momen tak terduga terjadi ketika seorang warga berhasil melantunkan Surat Al-Bayyinah dengan lancar dan langsung diganjar hadiah ibadah umrah oleh Bupati Egi.

Momen tersebut, bermula saat Bupati Egi mengajak warga yang hafal Surat Al-Bayyinah untuk maju ke depan. Dari ratusan masyarakat yang hadir, Fadholi, warga Dusun Marga Raya, memberanikan diri memenuhi ajakan itu.

Dengan penuh keyakinan, ia membacakan surat tersebut di hadapan Bupati Egi dan seluruh peserta kegiatan. Usai mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran, Bupati Egi memberikan apresiasi yang tak disangka, dan langsung menanyakan apakah Fadholi pernah menunaikan ibadah umrah.

Setelah mengetahui Fadholi belum pernah berkesempatan mengunjungi Tanah Suci Mekkah, Bupati Egi langsung meminta panitia mencatat identitasnya agar hadiah umrah dapat segera diproses.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama mengatakan, pemilihan Surat Al-Bayyinah bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Al-Bayyinah memiliki arti bukti nyata, sebuah makna yang selaras dengan semangat Program Desa Helau yang mengajak seluruh masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi dan kontribusi yang dapat dirasakan bersama.

"Surat Al-Bayyinah artinya bukti nyata, jadi saya ingin semua memberikan bukti nyata. Konsep Desa Helau ini bukan untuk kepentingan saya, bukan untuk kepentingan camat atau kepala desa, tapi untuk kepentingan Bapak Ibu semua," kata Radityo Egi Pratama.

Pesan tersebut, sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan Program Desa Helau tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk bergotong royong, menjaga lingkungan, dan menghadirkan perubahan melalui tindakan nyata.

Bagi Fadholi, hadiah itu menjadi anugerah yang tak pernah terlintas dalam pikirannya. Buruh yang sehari-hari bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga itu, mengaku masih sulit mempercayai dirinya mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah.

Dengan mata berkaca-kaca, Fadholi merasa syukur sekaligus terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan, yang dinilainya memberikan perhatian kepada masyarakat serta menghargai mereka yang menjaga kedekatan dengan Al-Quran.

Momen haru tersebut pun, menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam kunjungan Bupati Egi ke Desa Rulung Raya. Di balik hadiah umrah yang diberikan, tersimpan pesan bahwa setiap kebaikan, keikhlasan, dan ikhtiar yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tidak pernah sia-sia.

Melalui Program Desa Helau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus mendorong lahirnya budaya gotong royong, dan juga kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Semangat bukti nyata yang terkandung dalam Surat Al-Bayyinah, diharapkan tidak hanya menjadi inspirasi dalam menjaga lingkungan, tapi juga menjadi nilai yang menguatkan kebersamaan, serta membangun desa yang semakin maju, bersih, dan memberikan manfaat bagi seluruh warganya. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved