BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): KONI Lampung mendorong Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido ke-9 di Lampung, tak sekadar menjadi arena adu kemampuan para atlet, tapi juga menjadi momentum untuk melihat langsung tata kelola pertandingan olahraga nasional.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya mengapresiasi keputusan Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) yang memilih Lampung sebagai tuan rumah Kejurnas Hapkido ke-9.
Menurutnya, kejuaraan berskala nasional tersebut memberikan pengalaman penting bagi pengurus olahraga di Lampung, dalam mengelola pertandingan dengan standar nasional.
"Ini menjadi pengalaman berharga bagi pengurus di Lampung. Apalagi even seperti ini, tentunya melibatkan atlet dan kontingen dari berbagai daerah," kata Taufik Hidayat.
Tak hanya bagi penyelenggara, kehadiran kontingen dari berbagai daerah juga menjadi keuntungan bagi atlet Lampung. Para atlet bisa mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi lawan dari luar daerah tanpa harus mengikuti kejuaraan di daerah lain.
"Ini bagian dari proses pembinaan. Atlet Lampung bisa mendapatkan pengalaman bertanding di daerah sendiri, tapi juga atmosfer dan lawannya berasal dari berbagai daerah," ujar Taufik Hidayat.
Taufik berharap, pengalaman penyelenggaraan Kejurnas Hapkido tersebut, dapat menjadi modal bagi Lampung dalam meningkatkan kualitas tata kelola pertandingan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi agenda olahraga nasional ke depan.
Kehadiran KONI Pusat, difokuskan untuk mengamati berbagai aspek penyelenggaraan pertandingan, mulai dari kesiapan sumber daya manusia (SDM), fasilitas, hingga mekanisme pertandingan.
Sementara itu, Ketua Umum PHI, GBPH Prabukusumo menyebutkan, peningkatan jumlah peserta menjadi salah satu indikator perkembangan olahraga Hapkido di Indonesia.
Menurutnya, pembinaan atlet usia junior juga terus dilakukan secara bertahap, namun,m pembinaan tersebut tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknik. Ia pun turut menekankan pentingnya pemahaman atlet, mengenai penggunaan teknik bela diri secara bertanggung jawab.
"Hal yang dibangun bukan hanya kemampuan teknik, tapi juga pemahaman bagaimana menggunakan kemampuan bela diri secara bertanggung jawab," sebut Prabukusumo.
Dengan adanya pemahaman tersebut, maka penting agar kemampuan Hapkido Lampung dapat diterapkan secara tepat, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Prabukusumo juga menyoroti perkembangan Hapkido di Lampung, yang dinilainya cukup pesat. Saat ini, terdapat lebih dari 20 dojang Hapkido di Lampung, di mana jumlah peserta maupun prestasi atletnya, juga terus menunjukkan perkembangan. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Seperti lilin. Memberi cahaya kepada orang lain, tetapi perlahan...
2002
Bandar Lampung
637
209
29-Sep-2026
204
29-Sep-2026
213
29-Sep-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia