Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Hendak Cari Bambu, Nelayan di Sragi Lampung Selatan ini Temukan Kerangka Manusia, ini Cirinya
Lampungpro.co, 11-Jul-2024

Febri 191

Share

Kerangka Manusia Saat Ditemukan Nelayan Sragi Lampung Selatan | Ist/Lampungpro.co

KALIANDA (Lampungpro.co): Kerangka manusia tanpa identitas, ditemukan seorang nelayan di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, berada di pinggiran laut dekat tambak warga pada Selasa (9/7/2024) siang.

Kerangka manusia tersebut, ditemukan dalam kondisi hanya menyisakan tengkorak kepala dan tulang rusuk, dengan posisi tergeletak di tanah.

Kepala Satreskrim Polres Lampung Selatan, AKP Dhedi Ardi Putra mengatakan, kerangka manusia tersebut pertama kali ditemukan nelayan bernama Rustono, yang hendak mencari bambu hanyutan untuk patok tambak.

"Saat mengangkat bambu, warga melihat ada kerangka manusia tersebut, kemudian memberitahukannya kepada tetangga tambak, untuk dilaporkan ke pengurus desa," kata AKP Dhedi Ardi Putra dalam keterangannya, Kamis (11/7/2024).

Kemudian pengurus desa melaporkannya ke kepolisian untuk ditindaklanjuti. Pada saat di lokasi, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), namun tidak ditemukan barang atau benda lain di sekitar kerangka.

"Kondisi kerangka sudah tidak bisa dikenali, namun ia memiliki ciri-curi mengenakan kaos lengan panjang dengan lengan tangan berwarna abu-abu bagian tengah," ujar AKP Dhedi Ardi Putra.

Polisi menduga, kerangka manusia yang ditemukan warga itu merupakan korban hanyut atau tenggelam di wilayah Pantai Timur Desa Bandar Agung, Sragi, Lampung Selayan

Selain itu, ciri lainnya kerangka manusia tersebut memakai pakaian berwarna merah marun di bagian lengan kiri dan kanan. Kemudian bagian tengah kaos bertuliskan Buana Jaya.

Selain itu, kerangka manusia tersebut juga mengenakan celana dalam warna biru muda bertuliskan Bodasidun. Kerangka manusia tersebut, kini telah dievakuasi ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk keperluan identifikasi dan lainnya. (***)

Editor : Febri Arianto
Reporter : Hendra

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Sepak Bola, Cara Hebat Pemimpin Menghibur Rakyat

Boleh saja menghujat kita dijajah Belanda selama 350 tahun....

298


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved