Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Hubungan Megawati dan Jokowi Memanas, Peneliti Sebutkan Dua Masalah ini Penyebabnya
Lampungpro.co, 08-Aug-2021

Amiruddin Sormin 1919

Share

Megawati Soekarnoputri (kiri) dan Joko Widodo (kanan). LAMPUNGPRO.CO/SUARA.COM

JAKARTA (Lampungpro.co): Direktur Political and Public Policy Studies Jerry Massie menanggapi kabar ketidakharmonisan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoutri dengan Presiden Jokowi. Menurut Jerry, tidak menutup kemungkinan adanya keretakan di tubuh PDIP karena Jokowi mempunyai dua kecenderungan yang berbeda dari Megawati.


Mengutip terkini.id jaringan Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), kecenderungan tersebut adalah Jokowi sedang mesra dengan Partai Golkar. Terlihat dari kebijakan mantan Wali Kota Solo itu dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19.

Menurutnya, dalam kebijakan penanganan Covid-19 tersebut Jokowi menunjuk Menko Perekonomian Airlanggga Hartarto dan Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Koordinator PPKM Darurat di dalam dan luar Jawa-Bali. Nah untuk keretakan bisa saja terjadi dan itu lumrah dalam percaturan politik Tanah Air, ujar Jerry, Sabtu (7/12/2021).

Selain itu, menurut Jerry, Jokowi juga masih memiliki kedekatan emosional dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal itu, kata dia, terlihat saat Jokowi memilih memantau vaksinasi dengan Ganjar Pranowo ketimbang menghadiri acara serah terima jabatan Guru Besar Universitas Pertahanan kepada Megawati Soekarnoputri.

Jokowi sekarang juga sudah punya basis massa. Di luar trah Soekarno akan menarik ada nama Ganjar Pranowo. Sedangkan Mega sudah memberikan sinyal tak bakal mendukung Ganjar, tuturnya.

Bahkan, Jerry menilai dari aspek probabilitas politik bisa saja Jokowi tak mendukung Puan Maharani sebagai capres di Pemilu 2024. Ia mengingatkan Megawati agar segera mengkaji aspek kecondongan politik Jokowi di Pilpres 2024 mendatang.

Dalam hal ini Megawati harus cepat merespon hal ini dengan mengkaji soal aspek kecondongan politik kemana Jokowi pada 2024, ungkapnya.

Menurutnya, Jokowi bisa saja menjadi King Maker di Pilpres 2024. Karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu memiliki basis relawan yang militan. Soalnya bisa saja Jokowi menjadi King Maker dengan kelompok relawan militannya, ujarnya. (***)

Editor: Amiruddin Sormin

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16537


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved