Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Inovasi Riset Terapan Berdikari Polinela, Hadir di Repertoar Kemendiktisaintek 2025
Lampungpro.co, 22-Dec-2025

Sandy 185

Share

Tim Dosen Periset Politeknik Negeri Lampung saat dikunjungi oleh Menteri Kemendiktisaintek | LAMPUNGPRO.CO/@Humas

JAKARTA (Lampungpro.co) : Ratusan orang berkumpul di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Jakarta, membaca dan menyaksikan sedikitnya 100 inovasi lokal dari seluruh Indonesia, Sabtu (20/12/2025). agenda pameran inovasi kampus dalam rangkaian Repertoar Saintek 2025, bertajuk ”Jejak Langkah Sains dan Teknologi”,yang digelar Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek.

Agenda, Repertoar Saintek ini merupakan agenda tahunan untuk memaparkan capaian, pembelajaran, dan praktik dari program sains dan teknologi. Dalam acara ini ada 100 hasil riset program BERDIKARI yang dipaparkan melalui poster ringkasan penelitian dengan beberapa wujud produk dan prototipe yang turun diunjukkan di Gedung Kemendikti saintek tempat acara berlangsung.

4 (empat) periset berdikari Politeknik Negeri Lampung (Polinela), juga hadir mendesiminasikan hasil riset terapan yang telah dilaksanakan. antara lain riset penelitian dibidang :

1. Dimas Prakoswo (ketua riset). Hilirisasi Kopi Robusta: Mengatasi masalah penjualan hasil panen dalam bentuk biji mentah (green bean) bernilai tambah rendah di Lampung Barat, Polinela bersama petani mitra dan SMK Negeri 1 Kebun Tebu mengembangkan proses pengolahan pascapanen untuk menciptakan produk kopi premium.

2. Desi Maulida (ketua riset). Teknologi Hilirisasi Pisang: Untuk mengoptimalkan produksi pisang Lampung yang melimpah (1,57 juta ton/tahun), tim dosen Polinela merancang mesin fruit leather spreader. Inovasi teknologi tepat guna ini mengolah pisang menjadi produk camilan sehat bernilai jual tinggi.

3. Eko Win Kenali (ketua riset). Implementasi Smart Precision Farming, Supply Chain Management, dan Inovasi Teknologi pengolahan pangan: menghasilkan hilirisasi riset terapan untuk implementasi konsep dan teknologi pertanian modern berkelanjutan dari proses hulu hingga hilir budidaya tanaman cabai yang berhasil diujikan pada demplot yang bekerja sama dengan gapoktan sri katon, Kecamatan Adi Luwih, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

4. Rizky Rahmadi (ketua riset). Pengembangan manajemen gulma ramah lingkungan dengan bioherbisda pada budidaya padi (oryza sativa L): Teknologi berkelanjutan untuk ketahanan pangan nasional.

Apresiasi dari Menteri Pendidikan TInggi Sains dan Teknologi

Menteri Diktisaintek, Prof. Bryan menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada para periset Politeknik Negeri Lampung, pada saat mengunjungi booth stand Politeknik Negeri Lampung. Karena hasil riset terapan dari Polinela dapat diberdayakan kepada masyarakat dan dilahirkan dari kolaborasi yang kuat antara pemangku kepentingan di Provinsi Lampung.

Saat membuka Repertoar Saintek, Sabtu pagi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengungkapkan, inovasi sains dan teknologi selalu lahir dari keterbatasan, bukan dari kelebihan. Inovasi pun seharusnya muncul dari masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan. Inovasi membuat mereka dapat menyelesaikan masalah di sekitar.

Menurut Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Ahmad Najib Burhani, aneka inovasi itu tumbuh dari masyarakat dan didukung pemerintah. ”Ini menunjukkan bahwa sains dan teknologi ada di kehidupan harian masyarakat,” katanya.

Menurut dia, ekosistem sains dan teknologi dibangun dari pengetahuan lokal di masyarakat. Pengetahuan itu, termasuk yang sumbernya dari masyarakat tradisional, tidak bertentangan dengan pengetahuan yang selama ini berkembang.

Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Ditjen Saintek Kemendiktisaintek Yudi Darma mengatakan, pemerintah terus mendorong lahirnya inovasi yang berbasis masyarakat melalui Sinergi Kreasi Masyarakat dan Akademisi untuk Kemajuan Sains dan Teknologi Nusantara (Semesta).

Pada kegiatan repertoar 2025, juga gelar seremoni pemberian apresiasi dan penghargaan kepada 15 tim pelaksana riset (periset) berdikari terbaik, yang dinilai hasil risetnya mampu memberikan dampak terbaik. Salah satunya yang meraih penghargaan tersebut adalah dari Politeknik Negeri Lampung, Yaitu Eko Win Kenali dengan tim digifarm polinelanya. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Kenangan dan Kepergian

Bang Amiruddin Sormin namaya. Dari situlah, awal perkenalan kami,...

49105


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved