Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Opini : Integrasi Efaskes dan CKG, Langkah Nyata Permudah dan Perkuat Sistem Layanan Kesehatan
Lampungpro.co, 19-Oct-2026

Sandy 361

Share

Nyoman Wisnu Wardani S.Kep.,Ns, Mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Pringsewu | LAMPUNGPRO.CO/Ist

Di balik setiap layanan kesehatan yang berjalan baik, ada tenaga kesehatan yang bekerja dengan tuntutan administrasi yang tidak ringan. Perawat di fasilitas kesehatan tingkat pertama tidak hanya memeriksa, mengedukasi, dan mendampingi pasien, tetapi juga mencatat data satu per satu.

Cek Kesehatan Gratis (CKG) adalah Program Nasional yang bisa diberikan oleh setiap orang mulai bayi baru lahir hingga lansia, dimana program tersebut mengubah cara pandang kita dari mengobati menjadi mencegah.

Selama ini banyak orang baru memeriksakan diri setelah sakit terasa berat. Padahal banyak penyakit, seperti hipertensi, diabetes, gangguan gizi, hingga masalah kesehatan pada anak dan ibu hamil, bisa dikenali dan dikendalikan sejak dini jika ada pemeriksaan rutin.

Pemerintah dibawah naungan kemenkes telah mensosialisasikan layanan Efaskes yang terintegrasi dengan sistem penginputan data program Cek Kesehatan Gratis (CKG), hal ini patut disambut dengan baik karena ini bukan sekadar pembaruan teknis, melainkan perubahan yang terasa langsung di ruang pelayanan.

Dalam meningkatkan layanan CKG bisa diperoleh dari data dalam gedung maupun luar gedung. Dengan sistem Efaskes yang terintegrasi dengan layanan CKG maka dapat meningkatkan cakupan CKG terutama pelayanan di dalam gedung.

Mengakhiri Beban Input Ganda
Sebelum ada integrasi, perawat kerap harus memasukkan data yang sama ke lebih dari satu sistem. Input ganda membuat waktu habis untuk pekerjaan administratif, padahal waktu itu seharusnya bisa dipakai untuk berinteraksi dengan pasien.

Selain melelahkan, pencatatan berulang juga membuka peluang kesalahan, seperti salah ketik, data tidak sinkron, atau ada yang terlewat. Dengan Efaskes yang terhubung ke sistem penginputan data program CKG, data cukup dimasukkan satu kali dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Perawat bekerja lebih efisien, data lebih akurat, dan pasien tidak menunggu terlalu lama. Dalam pelayanan publik, efisiensi seperti ini punya dampak besar. Antrean lebih singkat, pelayanan lebih tertib, dan kualitas interaksi antara tenaga kesehatan dan masyarakat ikut meningkat.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved