Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Itera Lampung Bantu Perencanaan Industri, Pertanian, Pariwisata di Kalianda, Sidomulyo, dan Katibung
Lampungpro.co, 04-Oct-2023

Amiruddin Sormin 2243

Share

Mahasiswa dan staf Bappeda Lampung Selatan saat audiensi. LAMPUNGPRO.CO/DISKOMINFO

KALIANDA (Lampungpro.co): Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Selatan melakukan audiensi bersama dosen dan mahasiswa program Studi Perencanaan Wilayah Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Selasa (3/10/2023),  di Aula Bappeda Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini guna membahas  kebutuhan data dalam kegiatan studi perencanaan wilayah mahasiswa Itera.

Pada kesempatan tersebut, dosen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) itera Nela Agustin Kurnianingsih menyampaikan, studi perencanaan wilayah merupakan salah satu mata kuliah praktek yang dilaksanakan  mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Pada studi ini mahasiswa diminta untuk mengungkapkan karakteristik spesifik wilayah studi yang selanjutnya dirumuskan menjadi perencana pengembangan.

Maksud dari kedatangan kami ini membawa mahasiswa untuk melaksanakan kuliah studi perencanaan wilayah. Dengan mengumpulkan data yang ada di Kabupaten Lampung Selatan ini, ujar Nela Agustin Kurnianingsih.

Nela juga menyampaikan, ada tiga sektor yang akan dikaji para mahasiswa itera yaitu sektor industri, sektor pertanian dan sektor pariwisata. Masing-masing sektor ini menentukan beberapa lokus fokus untuk pengembangannya.

Sebenarnya bentuk pengembangannya satu Kabupaten Lampung Selatan, tapi fokus lokus  pengembangannya yaitu untuk sektor Pertanian di Kecamatan Sidomulyo. Untuk sektor Pariwisata di Kecamatan Kalianda dan sektor Industri di Kecamatan Katibung, kata Nela.

Sementara, Sekretaris Bappeda Kabupaten Lampung Selatan Mulyadin  mengatakan, perencanaan wilayah merupakan suatu proses perencanaan pembangunan yang dimaksudkan untuk melakukan perubahan pengembangan ke arah yang lebih baik pada suatu komunitas masyarakat pemerintah dan lingkungannya.

Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada yang harus memiliki orientasi bersifat lengkap dengan berpegang pada akses prioritas serta perencanaan yang baik, ujar Mulyadin.

Mulyadin menuturkan, perencanaan wilayah diharapkan nantinya dapat mengefisienkan bangunan dan meminimalisir konflik kepentingan dalam pembangunan serta meminimalisir dampak bencana yang akan muncul di daerah perencanaan tersebut.

Bencana seperti banjir, tanah longsor dan perubahan kualitas lingkungan penduduk akibat tidak kesesuaian penggunaan dan perencanaan daerah. Tolong nanti kepada perangkat daerah terkait untuk dapat memberikan data yang diperlukan oleh mahasiswa ITERA ini, kata Mulyadin. (***)

Editor Amiruddin Sormin Laporan Hendra 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

15935


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved