JAKARTA (Lampungpro.co): Ratusan pekerja buruh kontrak atau pekerja perjanjian kerja dalam waktu tertentu (PKWT) mendatangi Kantor PTPN I yang berada di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Kedatangan mereka dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait status ketenagakerjaan.
Aksi tersebut berlangsung dengan tertib dan mendapat pengamanan dari aparat. Para pekerja berharap pihak manajemen PTPN I dapat memberikan kejelasan dan solusi atas permasalahan yang mereka sampaikan.
Mereka terdiri dari para pekerja di lingkup PTPN I Regional VII Lampung dari Unit Usaha Bergen (Kecamatan Tanjung Sari) dan Unit Usaha Kedaton (Way Galih, Tanjung Bintang), menuntut pengangkatan karyawan tetap.
Koordinator Aksi dari Federasi Pergerakan Serikat Buruh Indonesia - Konfederasi Serikat Nasional (FPSBI-KSN), Yohanes Joko Purwanto mengatakan, aksi tersebut, merupakan bentuk perjuangan untuk menuntut Direksi PTPN I segera melaksanakan Anjuran Mediator Hubungan Industrial Nomor 500.15.15.2/405/IV.07/2026, yang menganjurkan pengangkatan pekerja yang memenuhi ketentuan menjadi pekerja tetap.
"Selama bertahun-tahun, buruh PTPN I Regional 7 di Unit Usaha Bergen dan Kedaton, telah mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk menjaga proses produksi tetap berjalan, sehingga pantas mendapatkan haknya sebagai karyawan tetap," kata Yohanes Joko Purwanto.
Menurut Yohanes, para pekerja selama ini sudah merawat kebun, mengolah hasil, dan
memastikan perusahaan bisa terus beroperasi. Namun di balik kontribusi tersebut, banyak buruh yang masih bekerja dalam status yang tidak memberikan kepastian kerja, meskipun pekerjaan yang mereka lakukan bersifat tetap dan terus berlangsung.
"Anjuran mediator, menjadi penegasan bahwa tuntutan buruh memiliki dasar hukum yang jelas. Karena itu, tidak ada alasan bagi Direksi PTPN I untuk menunda pelaksanaannya," ujar Yohanes Joko Purwanto.
Dalam aksinya, Yohanes menyebut, buruh tidak meminta belas kasihan, tapi buruh hanya menuntut hak yang telah diakui melalui mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
"Aksi ini adalah suara buruh PTPN I Regional 7 yang menginginkan kepastian kerja, perlindungan hukum, dan penghormatan terhadap pengabdian mereka selama ini. Kami percaya, perusahaan yang dibangun dari kerja keras buruh, harus menghormati hak-hak buruh," sebut Yohanes.
Selain itu, mereka juga mengajak seluruh buruh untuk terus memperkuat persatuan, karena hanya melalui organisasi dan solidaritas, hak-hak buruh dapat diperjuangkan dan dipertahankan. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Anonymous
PTPN itu bagai menara gading yg kerja disana KKN semua tdk ada org luar, tdk pernah buka lapangan kerja tapi banyak pegawai baru, kalau kirim lamaran dikembalikan katanya formasi yg kami butuhkan tdk ada di jurusan kuliah anda. Usut tuntas tuh PTPN pak Presiden, ajang KKN.
Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...
4496
Bandar Lampung
1049
Polinela
792
182
11-Sep-2026
219
11-Sep-2026
247
11-Sep-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia