Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Diresmikan, Wagub Jihan: Perlancar Mobilitas Warga Lampung Timur
Lampungpro.co, 14-Aug-2026

Febri 179

Share

Peresmian Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Lampung Timur | Lampungpro.co/Dok Kominfo

SUKADANA (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kodam Radin Inten, meresmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kali Pasir, Way Bungur, Lampung Timur, Kamis (13/8/2026).

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mengatakan, pihaknya mengapresiasi kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, dalam pembangunan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan dan daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

"Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur ini, merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat," kata Jihan Nurlela.

Jihan mengapresiasi peran Pangdam XXI Raden Intan beserta jajaran, yang langsung merespons kebutuhan masyarakat dan mendorong pembangunan jembatan tersebut.

Pembangunan jembatan tersebut, bermula dari komunikasi antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI, terkait kebutuhan infrastruktur penghubung masyarakat di wilayah Way Bungur.

Menurut Jihan, jembatan memiliki posisi strategis karena menjadi critical link atau penghubung penting dalam jaringan transportasi masyarakat.

"Jembatan ini lebih vital daripada jalan, karena jembatan sering menjadi kritical link dari jalan yang mungkin terbentang berkilo-kilometer. Kalau kritical linknya rusak atau jembatannya tidak berfungsi, percuma jalan bagus, pertanian melimpah, dan sumber kekayaan yang ada di desa," ujar Jihan Nurlela.

Karena itu, keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih dinilai tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tapi juga membuka akses terhadap kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan sosial, dan aktivitas masyarakat lainnya.

Jembatan tersebut, diharapkan menjadi penghubung antara permukiman masyarakat dengan pusat pelayanan serta sentra-sentra ekonomi, sehingga potensi yang dimiliki desa dapat berkembang lebih optimal.

Kebutuhan pembangunan infrastruktur di Lampung sangat besar dan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Keterbatasan anggaran dan kewenangan pemerintah daerah, membuat pembangunan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten/kota secara sendiri-sendiri.

Pemprov Lampung terus berupaya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur, di tengah keterbatasan fiskal dan besarnya kebutuhan pembangunan di berbagai sektor.

Karena itu, Jihan mengajak pemerintah kabupaten, TNI, Polri, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, untuk terus memperkuat gotong royong dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur secara bertahap.

Pembangunan infrastruktur membutuhkan sinergi, karena luasnya wilayah dan besarnya kebutuhan masyarakat, tidak sebanding dengan kemampuan pemerintah jika dikerjakan sendiri.

Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur ini, menjadi salah satu contoh bahwa kolaborasi dapat menghadirkan solusi konkret terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah perdesaan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

15589


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved