Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Jokowi Kunjungi Tempat Lahir Tokoh Pers Adinegoro
Lampungpro.co, 08-Feb-2018

874

Share

Presiden Jokowi mendatangi rumah tokoh Pers Djamaluddin Adinegoro di Talawi Sawah Lunto pada Kamis (8/2/2018), Pada kunjungan ini Jokowi disambut oleh cucu Adinegoro, Medrial Alamsyah

PADANG (Lampungpro.com): Kamis (8/2) pukul 14.30 WIB, Presiden Joko Widodo berkunjung ke rumah tempat kelahiran dan masa kecil tokoh pers nasional, Almarhum Djamaluddin Adinegoro. Rumah tersebut berada di Kecamatan Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat.

Kedatangan Jokowi disambut ninik mamak dan keluarga besar Adinegoro. Pada kunjungan tersebut, Jokowi memberikan apresiasi terhadap sosok Adinegoro yang merupakan tokoh pers berpengaruh dalam bidang penulisan dan kesusastraan Tanah Air.

Pengamat kebijakan publik Medrial Alamsyah merupakan cucu dari Adinegoro. Ia mewakili keluarga besar dan ninik mamak Adinegoro menjelaskan kepada presiden perihal rumah gadang keluarga Adinegoro. Di rumah gadang itu lahir dan dibesarkan dua tokoh nasional, yaitu Adinegoro dan kakak sebapaknya Muhammad Yamin.

Beberapa kemenakan Adinegoro juga menikah dengan beberapa tokoh nasional seperti Prof Bahder Johan pendiri Palang Merah Indonesia (PMI) dan mantan Mentri kesehatan Mr. Asaad, Presiden KNIP dan Prof Adam Bachtiar yang juga merupakan ayah dari Prof Dr Harsya Wardana Bachtiar.

"Jokowi satu-satunya presiden yang melakukan ini dan ini sangat membanggakan bagi keluarga, ninik mamak dan masyarakat Talawi umumnya,'' kata Medrial.

Ia berharap kunjungan ini tidak hanya sekedar seremoni. Keluarga besar Adinegoro berharap pemerintah dan insan pers memahami dan menjalankan makna yang terkandung dari nama Adinegoro.

Menurut Medrial nama asli Adinegoro yaitu Djamaludin Datuk Maharajo Sutan. Nama Adinegoro merupakan samaran yang dibuat karena ada larangan menulis dari pemerintah saat dia menjadi mahasiswa Stovia.

"Jadi Adinegoro merupakan simbol independensi, kebebasan, kreativitas dan semangat perjuangan. Semoga pemerintah dan insan pers melaksanakan semangat yang terkandung dari nama Adinegoro tersebut,'' Medrial menambahkan.

Untuk memulai penyebaran semangat tersebut, keluarga diwakili oleh putra kandung Adinegoro Adi Warsita Adinegoro. Ia menyerahkan 500 buku kepada Presiden Jokowi untuk disebarkan ke masyarakat Sawahlunto.

Keluarga besar Adinegoro di Talawi juga akan membangun kembali rumah gadang Adinegoro untuk dijadikan museum Adinegoro. Presiden Jokowi menyambut baik ide tersebut dan menyerahkan sertifikat kediaman almarhum Adinegoro seluas 2.459 meter persegi.

''Tentu saja nanti kesejarahan dari beliau akan diabadikan di dalam museum yang ada," kata Jokowi.

Presiden mengatakan sejumlah hasil karya Adinegoro dikenal oleh masyarakat luas. Mulai dari 'Darah Muda', 'Asmara Jaya', 'Melawat ke Barat', hingga pembuat atlas pertama Indonesia.

Oleh karena itu, ia berharap Museum Adinegoro akan memberikan banyak manfaat bagi kemajuan jurnalistik dan kesusastraan Tanah Air. "Ya tentu saja penulisan-penulisan dengan pendalaman materi yang matang. Kemudian berita-berita yang bermanfaat dan memberikan pencerahan kepada masyarakat. Memberikan optimisme kepada masyarakat dan membangkitkan harapan kepada masyarakat," Jokowi mengakhiri.

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Efisiensi Rasa-rasanya, Kreativitas Jadinya: Dari Tenaga Ahli...

program-program yang tampil itu lahir dari kajian para “ahli...

833


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved