LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Gubuk kecil berukuran 3x2 meter berdinding kayu bekas, tampak sudah rapuh. Dalam satu ruang digunakan untuk berbagai macam keperluan, memasak, tidur, dan aktivitas lainnya.
Di atas lantai tanah di dalam rumahnya tampak tumpukan kayu untuk tidur, beberapa biji pisang mentah, satu gelas beras dan dadun lalapan yang akan dimasak untuk makan.
Sekeliling gubuk itu di penuhi tumbuhan tak terawat, seorang pria sepuh tanpa membawa baju hanya mengenakan celana panjang bermotif loreng, berdiri di depan pintu, sambil menggenggam sayuran yang akan dimasak.
Pria tersebut, diketahui bernama Topo (55), warga Dusun Sinarbanten, Desa Labuhanratu Satu, Kecamatan Wayjepara Lampung Timur. Selama 20 tahun dia hidup sebatang kara. Topo memiliki keterbelakangan mental (stres). Orang seperti Topo sangat memerlukan perhatian dari pemerintah (Dinas Sosial).
Eko Jumari (37) tetangganya, mengatakan Topo tidak bisa diajak berkomunikasi, bukan berarti bisu atau tuli. Tapi, pria 55 tahun itu bicara semaunya. Artinya, ngomongnya nglantur dan kondisi seperti itu sudah 20 tahun lebih, kata Eko yang tinggal tepat di depan rumah Topo.
Menurut Eko, kesehariannya Topo makan seadanya, bahkan sering makan daun-daunan yang hanya direbus. Eko mengatakan sebagai tetangganya sering memberi bantuan makanan. Tetangga banyak yang sering memberikan makanan, kata Eko. (SUSANTO/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16204
EKBIS
8811
Bandar Lampung
6171
118
04-Apr-2025
160
04-Apr-2025
154
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia