BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintah Hukum dan Politik Theresia Sormin dan Ketua Umum Dewan Kesenian Lampung (DKL) Yustin Ridho Ficardo secara resmi membuka Festival Bebai Betabuh 2018 di Taman Budaya Lampung, Senin, (30/4/2018). Festival tersebut diikuti 22 grup dari seluruh Lampung dan mengusung tema "Merawat Budaya Daerah Wujud Emansipasi Estetis, Apresiatif, dan Bermartabat.
Festival ini diharapkan mampu menjadikan kesenian Lampung diperhitungkan bukan hanya di daerah tapi juga nasional, bahkan Internasional. Perhelatan Bebai Betabuh 2018 ini adalah kali pertama diadakan di Provinsi Lampung yang merupakan insiatif dan tugas fungsi dari DKL, khususnya komite tradisi, kata Yustin Ridho Ficardo, saat membuka acara.
Tujuannya, kata dia, untuk terus menggiatkan masyarakat agar menjaga dan melestarikan budaya daerah Lampung, melalui seni musik khususnya cetik/gamolan pekhing. Yaitu, alat musik tradisional kebanggaan masyarakat Lampung yang telah mendunia, ujar Yustin Ficardo.
Yustin menjelaskan kebudayaan daerah Lampung, khususnya alat musik tradisional cetik/gamolan pekhing telah mendapat perhatian khusus dari profesor Margaret Kartomi dan Dr Karen dari Universitas Monash, Melbourne-Australia yang telah bertahun-tahun mengadakan penelitian mengenai budaya daerah Lampung.
Setiap tahunnya Universitas Monash Melbourne Australia mengirimkan mahasiswanya untuk mempelajari gamolan pekhing. Tahun 2018 ini akan diadakan Konferensi Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Pariwisata Lampung di Melbourne Australia . Di mana, Bapak Muhammad Ridho Ficardo diundang sebagai pembuka sekaligus pembicara utama konferensi tersebut. DKL pun diundang untuk turut mementaskan seni budaya Lampung di Australia, kata dia.
Melihat betapa besar ketertarikan dunia luar akan alat musik tradisional Lampung ini, menandakan betapa kayanya budaya yang dimiliki Provinsi Lampung. Untuk itu, masyarakat Lampung patut berbangga dan antusias untuk menjaga dan melestarikannya.
Saya berharap agar acara Bebai Betabuh ini, akan menjadi event tahunan. Tidak hanya menjaga kelestarian budaya daerah saja, namun juga akan mampu menjadi daya tarik pariwisata Lampung. Musik adalah bahasa universal, tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Dan masa, di mana musik menjadi dominasi aktivitas laki-laki, kata dia. (**/PRPO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16206
EKBIS
8813
Bandar Lampung
6173
120
04-Apr-2025
162
04-Apr-2025
156
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia