BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pengurus KONI Lampung meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Lampung, untuk segera melakukan konsolidasi internal.
Langkah tersebut dinilai krusial, guna memperluas kepengurusan di tingkat daerah serta mematangkan persiapan menuju tahun 2028.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat mengatakan, potensi cabang olahraga petanque sebenarnya sudah terlihat, salah satunya lewat prestasi di tingkat kompetisi pekan olahraga mahasiswa nasional (Pomnas).
Namun pihak KONI Lampung turut menyoroti masih minimnya kompetisi berjenjang, serta kepengurusan yang belum merata di tingkat kabupaten/kota.
"Kami minta untuk segera aktif membangun prestasi atlet-atletnya, dan olahraga petanque ini disosialisasikan. Dengan demikian, atlet yang ada bisa diinventarisir untuk melengkapi kekuatan Lampung," kata Taufik Hidayat.
Terkait peluang petanque untuk dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Taufik mengakui adanya regulasi ketat yang harus dipenuhi. Sesuai kesepakatan, sebuah cabang olahraga minimal harus memiliki kepengurusan yang sah dan terverifikasi di 8 kabupaten/kota.
"Hasil verifikasi, FOPI baru resmi ada di Bandar Lampung dan Lampung Selatan, sementara di kabupaten lain belum terverifikasi. Ini mungkin karena masalah organisasi," ujar Taufik Hidayat.
Atas dasar itu, KONI Lampung minta Pengprov FOPI agar segera melakukan konsolidasi internal, untuk mengaktifkan kepengurusan daerah. Apabila nanti diajukan sebagai ekshibisi di Porprov, maka peluang itu mungkin saja, namun harus didahului dengan konsolidasi.
Merespons arahan tersebut, Kepala Bidang Organisasi FOPI Lampung, Rizky Yuliandra menyebutkan, pihaknya siap untuk segera berkoordinasi dengan jajaran pengurus di daerah.
Selama ini, menurut Rizky, roda pembinaan FOPI Lampung tetap berjalan dinamis, meski saat ini masih berpusat di lingkungan kampus atau mahasiswa.
"Pengembangan terus berjalan. Kemarin di tingkat nasional, ka.i berhasil menyabet medali perunggu untuk nomor double mix. Pelatih-pelatih berlisensi juga sudah kami tempatkan di masing-masing kampus," sebut Rizky Yuliandra.
Saat ini, FOPI Lampung didukung oleh sumber daya yang cukup mumpuni, termasuk tiga wasit tingkat nasional dan lima wasit tingkat provinsi.
Sementara untuk atlet, tercatat ada 132 atlet putra dan putri yang tersebar di empat kampus besar, yaitu Universitas Lampung (Unila), Institut Teknologi Sumatera (Itera), Universitas Teknokrat Indonesia, dan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP), yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Lampung. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...
1362
Bandar Lampung
706
202
10-Jun-2026
196
10-Jun-2026
207
10-Jun-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia