Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Lewat Seni Islami, Pemprov Lampung Dorong Generasi Muda Kreatif dan Berkarakter
Lampungpro.co, 06-Oct-2026

Febri 176

Share

Pembukaan Festival Seni Qasidah Bintang Vokalis dan Pop Islami Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda yang berasal dari desa, melalui program Satu Desa Satu Sarjana dan Satu Desa Satu Hafiz Quran.

Kedua program tersebut, diarahkan untuk membangun generasi Lampung yang memiliki kekuatan ilmu, sekaligus memiliki kekuatan iman.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan mengatakan, pembangunan masa depan Lampung membutuhkan SDM yang tidak hanya memiliki pendidikan dan keterampilan, tapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.

Karena itu, Pemprov Lampung menghadirkan program berupa "Satu Desa Satu Sarjana" dan "Satu Desa Satu Hafiz Quran," sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda, khususnya yang berasal dari desa.

"Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak Lampung, khususnya yang berasal dari desa, untuk mendapatkan pendidikan tinggi memiliki ilmu, serta keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan," kata Marindo Kurniawan saat membuka Festival Seni Qasidah Bintang Vokalis dan Pop Islami Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (5/10/2026).

Sementara melalui program Satu Desa Satu Hafiz Quran, Pemprov Lampung ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki kekuatan spiritual, akhlak yang baik, serta kedekatan dengan Al-Quran.

Menurutnya, pendidikan tinggi dan penguasaan ilmu pengetahuan, serta teknologi harus berjalan, seiring dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai agama.

Dengan demikian, maka generasi muda Lampung diharapkan mampu berkembang secara akademik dan profesional, tanpa kehilangan akar nilai yang menjadi pedoman dalam kehidupan.

"Kami ingin anak-anak Lampung memiliki pendidikan yang tinggi, tapi tetap memiliki akhlak yang kuat, mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tapi tetap menjadikan agama sebagai pedoman dalam kehidupan," ujar Marindo Kurniawan.

Lebih dari itu, pembangunan SDM melalui kedua program tersebut, juga diarahkan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh generasi muda, dapat kembali memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama desa dan kampung halaman mereka. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved