BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Lampung, mendesak Manajemen Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, untuk segera mengevaluasi hingga memecat Pelatih Paul Munster.
Wakil Ketua Asprov PSSI Lampung, Yoga Swara mengatakan, pihaknya menilai strategi permainan yang dijalankan Paul Munster belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Hal itu terbukti, setelah lima pertandingan terakhir ini, Bhayangkara Presisi Lampung FC meraih hasil yang kurang memuaskan, dengan hanya meraih satu kemenangan dan satu kali imbang, sisanya berakhir kekalahan.
"Gaya bermain Bhayangkara FC saat ini cenderung monoton dan membosankan, sehingga mudah dibaca lawan. Pola serangan juga kurang variasi dan kurang mampu memaksimalkan potensi pemain di lini depan," kata Yoga Swara, Minggu (25/1/2026).
Selain pola permainan, Yoga juga menyoroti produktivitas gol tim berjuluk The Guardians of Saburai, yang juga masih terlalu minim dan bergantung pada situasi bola mati.
Menurutnya, ketergantungan pada bola mati menjadi indikator kurang optimalnya skema permainan yang dibangun dari lini belakang, bahkan hingga ke lini depan.
"Kalau diperhatikan, banyak gol yang tercipta di Bhayangkara FC ini, justru lahir dari set piece sepakan pojok, bukan dari skema open play yang matang. Ini menunjukkan kreativitas serangan masih sangat terbatas," ujar Paul Munster.
Selain itu, keputusan Paul Munster dalam melakukan pergantian pemain juga masih kurang, sehingga tidak memberikan dampak signifikan terhadap perubahan permainan tim, bahkan sering terlambat dalam melakukan pergantian.
Atas dasar itu, Yoga berharap manajemen Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, bahkan kalau bisa segera dilakukan pergantian pelatih.
Dengan adanya evaluasi yang segera dilakukan, diharapkan dapat menghasilkan perbaikan yang nyata, sehingga Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC mampu tampil lebih atraktif, efektif, dan kompetitif di paruh kedua kompetisi.
Yoga juga menyoroti kekalahan telak dari PSBS Biak, pada laga penutup putaran pertama dengan skor 4-1, yang dinilai semua pemain kesulitan dalam mengembangkan permainan, karena tidak ada solusi dari pelatih. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
tugas negara bukan sekadar bangga disebut paling bahagia, tapi...
796
Bandar Lampung
785
Kominfo Lampung
771
256
25-Jan-2026
251
25-Jan-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia