Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Melawan di Kamar, Perampok BRI Link Lampung Timur Ditembak Mati Usai Pesta Sabu
Lampungpro.co, 30-Jan-2022

Febri 11156

Share

Jenazah Perampok BRI Link Lampung Timur Saat Tiba di RS Bhayangkara | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Perampok BRI Link Way Bungur, Lampung Timur, yang menembak mati pegawai bernama Leli Agustin (20), tewas setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Martapura, Minggu (30/1/2022) pagi. Ada pun identitas pelaku bernama Afdian Saputra (37), asal Pemetung Basuki, OKU Timur, Sumatera Selatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Reynold Elisa P. Hutagalung mengatakan, pelaku dilakukan tindakan tegas dan terukur, karena melawan petugas. "Pelaku meninggal di rumah sakit," kata Kombes Reynold saat ekspos di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Minggu (30/1/2022).

Pelaku dilakukan penangkapan dan melawan di kamarnya. Bahkan saat dilakukan penindakan, pelaku baru saja pesta sabu bersama rekannya, ditemukan alat hisap bong.

"Baku tembak terjadi saat berada di kamarnya, setelah pesta sabu. Ini ada korelasinya antara perbuatan ada keberanian dan kesadisan, akibat penggunaan sabu," ujar Reynold.

Polisi menyita tiga senjata api dari tersangka, termasuk yang dipakai saat merampok BRI Link Way Bungur, Lampung Timur. Kemudian 11 butir peluru aktif kaliber 9 mm dan enam butir peluru aktif kaliber 50,56 mm.

"Kemudian sepeda motor Honda Verza merah, yang sudah dirubah warna untuk beraksi. Satu gelang kayu dan sehelai celana jeans pendek, yang dipakai saat merampok," jelas Reynold.

Sebelumnya, peristiwa ini terjadi pada Jumat (21/1/2022) sore. Kejadian ini bermula saat pelaku datang ke BRI Link, beralasan ingin menarik uang tunai Rp100 juta.

Namun korban mengatakan, tidak bisa menarik uang Rp100 juta, namun apabila menarik uang Rp50 juta, baru bisa dilayani. Saat itu, pelaku meminta untuk menarik Rp50 juta, namun meminta korban agar mengeluarkan uangnya lebih dulu.

Dengan rasa curiga dan ketakutan, korban terpaksa mengeluarkan uang tunai Rp50 juta. Korban sempat melawan dan mempertahankan uangnya, sebelum akhirnya tewas ditembak oleh pelaku. (***)

Editor : Febri Arianto


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16075


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved