BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan pemerintah pusat menjadikan Lampung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera, kata Darmin, merupakan salah satu langkah pemerataan ekonomi dengan mengembangkan pertanian metode klaster, peremajaan perkebunan, dan pembangunan kawasan industri.
Di tengah ketidakpastian global, kata Darmin, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,01%. "Peningkatan pertumbuhan ekonomi berhasil menurunkan tingkat ketimpangan dan kemiskinan. Selama semester I-2017, pertumbuhan ekonomi Lampung di atas rata-rata nasional dan Sumatera," kata Darmin Nasution pada Seminar Nasional dan Sidang Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XIX bertema 'Terobosan Mengatasi Kesenjangan Ekonomi' dan Penganugerahan Lampung CSR Award 2017 di SwissBell Hotel, Bandar Lampung, Rabu (18/10/2017) malam.
Dalam meningkatkan pertumbuhan, kata Darmin, perlu dibangun pusat pertumbuhan ekonomi baru seperti kawasan ekonomi khusus, kawasan industri, dan kawasan pariwisata. Selain itu, pemerintah pusat mencanangkan program percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35 ribu megawatt dan pencanangan koneksi jaringan internet se-Indonesia.
"Dalam pemerataan ekonomi, tentu terdapat kerangka kebijakan ekonomi seperti infrastruktur, akses terhadap lahan, kualitas sumber daya manusia, kesempatan bekerja, dan bantuan sosial. Selain itu, Pemerintah daerah harus mendorong usaha yang dekat dan mudah ditemui secara langsung dengan masyarakat," kata Darmin.
Strategi mengurangi ketimpangan kesenjangan sosial di Provinsi Lampung, menurut Gubernur Ridho Ficardo, dengan membagi kebijakan pembangunan daerah lintas tengah, timur, dan barat. "Ada bagian ketahanan pangan dan industrialisasi di tengah dan timur, sehingga diharapkan tidak ada lagi bahan mentah ke luar Lampung. Selain itu, lintas timur dan tengah juga akan terdapat jalan tol yang menjadi pintu gerbang Sumatera dalam meningkatkan perekonomian Lampung," kata Gubernur Ridho.
Salah satu kebijakan meningkatkan kesejahteraan yakni dengan meningkatkan sektor pertanian. "Membangun Indonesia dari pinggiran merupakan suatu cara dalam mengatasi kesenjangan dengan memberikan air kepada petani. Sehingga petani mampu panen 2-3 kali dan meningkatkan hasil panen berkali lipat," kata Ridho Ficardo.
Di bagian barat, Pemprov mengembangkan sektor kepariwisataan. "Kebijakan ini didukung dengan ekonomi kreatif seperti tapis guna mengisi konten kepariwisataan dan memberikan brand image pada setiap produk yang dihasilkan," ujar Ridho.
Saat memberi kata sambutan, Ketua Umum PP ISEI, Muliaman D. Hadad, mengatakan ketidaksamaan memperoleh kesempatan dan pekerjaan, karena konsentrasi aset masih bertumpu kelompok kaya. Untuk itu, dibutuhkan penguatan implementasi kesetaraan dan keadilan kepada masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, dan program bagi angkatan kerja. Kemudian, pembangunan infrastruktur, dan bantuan sosial bagi rumah tangga.
Sedangkan Ketua Pelaksana Daerah, Ayi Ahadiat, mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Ridho Ficardo menunjukkan bukti pada penta helix pembangunan ABGCM atau academician, businesses, goverment, communities, and media dapat berjalan harmonis. Mewakili ISEI Lampung, Ayi mengapresiasi capaian pembangunan Gubernur Ridho.
"Pemerintah Provinsi Lampung terus memantapkan diri dalam memacu percepatan pembangunan dengan memperluas daya dukung infrastruktur dan konektivitas wilayah, percepatan pembangunan pertanian, memperluas kesempatan kerja dan akses pelayanan pendidikan serta kesehatan," kata Ayi.
Pada kegiatan yang dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Hartiningsih, para rektor, dosen, dan sarjana ekonomi se-Indonesia tersebut Gubernur Ridho Ficardo juga memberikan penghargaan Lampung CSR Award 2017 sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan dan UMKM yang melakukan sinergi antara ekonomi dari segi profit, planet, dan people. PT Nestle Indonesia Pabrik Panjang, dinobatkan meraih penghargaan bergengsi untuk Program Berkelanjutan. (PRO1)
Berikan Komentar
Bandar Lampung
714
203
09-Apr-2026
253
09-Apr-2026
209
09-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia