Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Modal Senpi, Sindikat Pencuri Truk Asal Simbarwaringin Lampung Tengah Beraksi di Jateng
Lampungpro.co, 21-Dec-2019

Heflan Rekanza 1232

Share

Kusnandar (49), warga Simbarwaringin RT 14/RW 07, Lampung Tengah, Bandar Lampung anggota sindikat pencuri kelompok Lampung | Ist

SALATIGA (Lampungpro.co): Kusnandar (49), warga Simbarwaringin RT 14/RW 07, Lampung Tengah, Bandar Lampung anggota sindikat pencuri kelompok Lampung diringkus petugas Satreskrim Polres Salatiga, lantaran memiliki senjata api jenis pistol dan 10 butir amunisi kaliber 9 milimeter (mm). Selain itu, polisi juga menangkap teman tersangka Muhammad Subkhi (39) warga Setono RT 02/RW 01, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan karena menyimpan senjata milik tersangka Kusnandar.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, kasus kepemilikan pistol kaliber 9 mm merek browning hi power automatic ini merupakan pengembangan dari kasus pencurian truk Mitsubishi Cunter di halaman rumah milik Ahyat di Wiroyudan RT 01/RW 02 Tingkir Tengah, Tingkir, Salatiga pada 1 Desember 2019 oleh tersangka bersama empat temannya. Senjata api tersebut sering dibawa tersangka saat melakukan tindak kejahatan.

"Saat dilakukan pemeriksaan terhadap lima orang pelaku pencurian truk, penyidik mendapat informasi bahwa tersangka Kusnandar memiliki senjata api. Selanjutnya, Kusnandar diinterogasi dan mengakui memiliki senpi yang disimpan di rumah tersangka Muhammad Subkhi," kata Kapolres saat konferensi pers kasus tersebut di Mapolres Salatiga, Jumat (20/12/2019) kemarin.

Kemudian, anggota Satreskrim melakukan penggeledahan di rumah tersangka Muhammad Subkhi dan menemukan pistol milik Kusnandar. Barang bukti tersebut langsung diamankan. "Tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 91) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman lebih dari lima tahun," kata Kapolres.

Sementara itu, tersangka Kusnandar mengaku pistol itu milik temannya di Lampung. Pistol kaliber 9 mm itu, dibawanya sebagai jaminan atas hutang piutang. "Teman saya menggadaikan pistol ini ke saya sebesa Rp3 juta. Lantas pistol ini saya bawa untuk kerja (mencuri)," ujarnya.(**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17055


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved