LAMPUNG UTARA (Lampungpro.co) : Dipicu karena cemburu dengan korban FA (15), yang diduga kerap bermain dengan teman pelaku. AY (15) tega sekap dan aniaya korban FA bersama rekan-rekannya di rumah pelaku, Selasa (10/9/2019) pukul.17.00 Wib kemarin.
Diketahui, korban (FA) adalah warga Jalan Garuda gang Tuba 2, Kelurahan Kota alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, yang masih duduk di bangku Sekolah Kelas X di salah satu SMA di Kotabumi. Korban merupakan rekan pelaku (AY) namun beda sekolah.
Usai melakukan visum di rumah sakit, korban yang ditemani oleh orang tuanya bersama keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polres Lampung Utara, Nomor : STPL/680/B-1/lX/2019/Polda Lampung/SPKT RES LU.
Menurut keterangan korban, pada saat itu dirinya baru saja pulang dari sekolah, tiba-tiba pelaku mengirimkan pesan melalui whatsapp dengan nada mengancam. Pelaku meminta korban untuk datang ke kediamannya di Jalan Skip gang Betik Hati, Kotabumi dengan alasan ingin meluruskan permasalahan dengan korban.
"Dia (pelaku) bilang tidak akan menyakiti saya kalau saya datang ke rumahnya. Tapi kalau saya tidak datang dia bilang akan menyakiti saya," ujar korban.
Dengan rasa takut, korban yang di temani bibinya MT (20) datang untuk menemui pelaku di kediamannya. Namun tidak berselang beberapa lama, tiba rekan-rekan pelaku menggunakan sepeda motor yang berjumlah 4 unit, langsung masuk ke rumah pelaku dan langsung menyerang korban secara membabi buta.
"Saat teman-temannya datang, langsung menjambak rambut saya hingga tersungkur, memukul, dan mendorong sepeda motor saya hingga menimpa badan saya. Bahkan bibi saya yang ingin melerai, juga menjadi korban pelaku dan teman-temannya yang berjumlah 10 orang," jelas korban.
Selain itu menurut bibi korban MT (20), saat dirinya bersama korban hendak melarikan diri dari rumah tersebut, malah di tahan oleh para pelaku dan rekan-rekannya dengan mengunci pintu gerbang rumah. Bahkan korban FA, di seret pelaku dan di bawa ke dalam rumah. "Beruntung ada, salah satu tetangga pelaku yang melerai pada saat itu, dan saya bisa keluar dari rumah tersebut. Saya langsung memberitahukan hal itu kepada orang tua korban dirumahnya," terang FA.
Pada saat itulah ibu korban, YL (68) datang ke rumah pelaku dengan maksud hendak menjemput anaknya yang di sekap di rumah pelaku. Namun naas sesampainya YL di rumah pelaku, malah menjadi korban penganiayaan pelaku. "Saya datang ke rumah pelaku dengan niat baik, ingin menjemput anak saya, bukannya di sambut dengan baik, malah saya di tendang oleh pelaku. Saya di kurung di dalam rumah," ungkap YL.
Lanjutnya, dengan berteriak meminta tolong kepada tetangga dan warga setempat, akhirnya pelaku melepaskan dirinya bersama korban. "Untung ada beberapa warga yang datang menolong saya bersama anak saya, akhirnya pelaku melepaskan kami berdua," jelas YL.
Dalam hal ini, YL (68) berharap kepada pihak kepolisian khususnya pihak Polres Lampung Utara, untuk dapat menangkap para pelaku, dan menghukum mereka sesuai dengan apa yang telah di perbuat oleh mereka, yang semua masih berstatus sebagai pelajar. Saat ini kasus tersebut telah di tangani oleh Satreskrim Polres Lampung Utara.(RIKI/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16536
EKBIS
9213
Lampung Selatan
5051
Bandar Lampung
4856
Bandar Lampung
4724
268
04-Apr-2025
336
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia