BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Para pemudik diminta untuk mengisi uang elektronik sekaligus hingga Rp2 juta. Dengan saldo maksimal di uang elektronik tersebut, pemudik tidak perlu bolak-balik mengisi saldo di sejumlah titik.
"E-toll maksimal Rp 2 juta tinggalkan isi Rp 100.000. Rp 2 juta bolak-balik Jakarta-Surabaya, Jakarta-Probolinggo cukup. Tinggalkan kebiasaan isinya pendek-pendek, kecil-kecil," kata Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol (ATI) Desi Arryani dalam konferensi pers di Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Sabtu (25/5/2019).
Kurangnya saldo uang elektronik saat melakukan tap out di pintu keluar tol menyebabkan kepadatan yang semakin mengular. Oleh karena itu, pemudik diminta menyiapkan saldo uang elektronik secara penuh. "Kalau kekurangan saldo memberikan kontribusi ke kemacetan," ujar Desi.
Pengendara juga diimbau untuk mengisi penuh bahan bakar kendaraannya sebelum memulai perjalanan. Pasalnya, tempat istirahat di jalan tol umumnya penuh saat arus mudik. "Bahwa rest area-rest area walau ada SPBU kami juga imbau isi SPBU penuh sebelum berangkat karena derasnya arus kendaraan itu luar biasa," tutur Desi.
Pemudik juga diminta untuk tidak memaksa masuk tempat istirahat jika sudah penuh. Jika dipaksakan dengan berhenti di luar tempat istirahat maka akan menimbulkan kepadatan. "Kalau rest area tutup jangan dipaksa karena penuh," ujar Desi. (***/PRO3)
Berikan Komentar
tuntutan mahasiswa bukan soal mencari-cari kesalahan. Mereka hanya menagih...
3562
Kominfo Lampung
417
Kominfo LamSel
410
Lampung Selatan
596
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia