Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tiga Pegulat Muda Lampung Borong Medali Perunggu Nomor Matras di Kejurnas Invitasi Gulat
Lampungpro.co, 12-Feb-2026

Febri 211

Share

Tiga Pegulat Muda Lampung | Ist/Lampungpro.co

JAKARTA (Lampungpro.co): Tiga pegulat muda asal Lampung, kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Invitasi Gulat U-12 dan U-15 di Jakarta pada 6-10 Februari 2026.

Ketiga Pegulat muda itu masing-masing mendapatkan medali perunggu di kelasnya masing-masing. Lampung yang menurunkan tiga pegulat remaja, bisa berbangga, karena ketiga pegulat harapan masa depan Lampung itu meraih medali di dua nomor berbeda, yakni nomor Gulat Pantai (Pasir) dan Gulat nomor Matras.

Tiga medali perunggu itu diperoleh pegulat masing-masing Daffa Dimas Syihab yang turun di kelas 48 Kg Gulat Matras, Nazar Hamdallah Kelas 56 Kg dan Rayyan Khalfani Farros di Kelas 66 Kg.

Pelatih Gulat Lampung, Rina Safitri mengatakan, penampilan anak-anak remaja Lampung itu sudah cukup baik, namun saat ini hanya kurang jam terbang saja.

"Memang dalam dua nomor berbeda, yakni gulat pasir (pantai) dengan gulat matras, memiliki aturan yang berebda sangat tajam. Namun ini merupakan pencapaian yang sangat bagus bagi mereka di tingkat nasional," kata Rina Safitri dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, persaingan di usia muda sangat berat di tingkat nasional. Namun yang terpenting, keberadaan anak-anak ini harus terus dipantau dan diarahkan dalam pelatihan sehari-hari.

"Ini merupakan awal prestasi bagus bagi mereka, sehingga ada modal untuk mendidik mereka hingga usianya cukup untuk bisa bertanding di kelas junior atau senior. Ini memang berat, karena memerlukan pengorbanan yang cukup besar, dan konsistensi waktu yang lama," ujar Rina Safitri.

Dengan demikian, tiga pegulat yang dikirim ke Kejurnas ini semua meraih dua medali di dua nomor berbeda, karena sebelumnya mereka meraih dua medali emas dan satu medali perak di nomor gulat pasir. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Demo MAN: Dana Pendidikan atau Dana “Plin-Tiran”?

tuntutan mahasiswa bukan soal mencari-cari kesalahan. Mereka hanya menagih...

3395


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved