Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Mudik Pakai Kendaraan Listrik Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor 18 Ribu Kali Saat Lebaran Idulfitri 2026
Lampungpro.co, 30-Mar-2026

Febri 247

Share

Ilustrasi pengguna kendaraan listrik saat melakukan pengisian daya di SPKLU Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Singaraja, Buleleng, Bali. Untuk mendukung kelancaran perjalanan pengguna kendaraan listrik selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 titik yang tersebar di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, baik di ruas tol maupun non-tol.

JAKARTA (Lampungpro.co): PT PLN (Persero), mencatatkan rekor transaksi harian penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tertinggi sepanjang masa saat arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfiri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Capaian ini terjadi pada Senin (23/3/2026) yang juga merupakan periode mudik atau H+2 Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, dengan jumlah transaksi pengisian kendaraan listrik atau eectric vehicle (EV) mencapai 18.088 kali, dengan konsumsi energi sebesar 427.980 kilowatt hour (kWh).

Kedua indikator tersebut, meningkat 4,15 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang hanya berjumlah 4.360 transaksi dan 103.010 kWh.

Dalam kunjungannya ke SPKLU Rest Area KM 519B, Sragen, Jawa Tengah, pada Kamis (26/3/2026), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menilai, meningkatnya transaksi tersebut menunjukkan penggunaan kendaraan listrik yang semakin berkembang di Indonesia.

"Perkembangan ini, turut didukung oleh percepatan pembangunan infrastruktur SPKLU di berbagai wilayah, dibandingkan dengan tahun kemarin, memang belum semasif sekarang. Ini terjadi karena memang industri daripada mobil listrik ini belum sebaik sekarang, tapi tidak akan mungkin mobil listrik itu banyak kalau infrastruktur SPKLU tidak dibangun," kata Bahlil.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyebutkan, tingginya transaksi harian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat, terhadap keandalan infrastruktur kendaraan listrik yang disediakan PLN bersama mitra, terutama saat momentum mudik Lebaran Idulfitri.

"Lebih dari sekadar angka, capaian ini menunjukkan strategi pengembangan SPKLU baik dari sisi kuantitas, teknologi, maupun integrasi layanan digital, mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh," sebut Darmawan.

Seiring pertumbuhan adopsi EV di tanah air, PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia, dengan jarak antar SPKLU rata-rata sekitar 22 kilometer.

Khusus di jalur mudik utama Trans Sumatera, Jawa, dan Bali, saat ini sudah tersedia 1.681 unit SPKLU di 994 titik baik jalur tol maupun non tol, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan dengan Lebaran Idulfitri tahun sebelumnya.

"Kami juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik-titik strategis exit tol, untuk mengantisipasi pengguna EV yang membutuhkan pengisian daya darurat. Ribuan personel juga kami terjunkan, untuk mendukung kelancaran operasional SPKLU selama periode siaga," ujar Darmawan.

Selain penambahan infrastruktur, PLN juga meningkatkan kualitas layanan melalui modernisasi teknologi pengisian daya. Sejumlah SPKLU dengan tingkat okupansi tinggi, telah ditingkatkan dari standar charging menjadi fast charging, hingga ultra fast charging untuk mempercepat proses pengisian.

"Upaya peningkatan kualitas layanan ini, juga diiringi dengan penguatan ekosistem layanan digital, melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile," tambah Darmawan.

PLN terus memanjakan pengguna EV melalui layanan digital di aplikasi PLN Mobile, seperti fitur Trip Planner, yang membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dengan informasi lokasi SPKLU sepanjang rute yang dilalui termasuk ketersediaan konektor, dan juga fitur AntreEV yang memungkinkan pemantauan antrean pengisian daya secara realtime.

Kemudahan transaksi juga terus ditingkatkan melalui pengembangan EV-TAP, yang menggunakan pembayaran berbasis kartu elektronik di sejumlah SPKLU di jalur mudik Trans Jawa, sehingga proses pengisian daya menjadi lebih cepat dan praktis. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

19513


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved